Orang tua yang meninggal akan menjadi kehilangan yang sangat menyedihkan bagi semua orang.
Saat mengalami kehilangan, terdapat perasaan yang rumit dijelaskan mengenai berakhirnya hubungan tersebut.
Perasaan duka adalah respon alami dan umum terhadap sebuah kehilangan dan akan melibatkan banyak emosi berbeda.
Seseorang yang berduka akan merasakan kerinduan yang sangat kuat, kemudian juga merasakan kemarahan atau kecemasan yang sangat besar.
Berduka tidak hanya akibat kematian, melainkan juga seperti saat perceraian, perpindahan teman, atau kehilangan pekerjaan.
Dikutip JawaPos.com dari laman Forbes Health, menurut Dr Shear terdapat dua jenis kesedihan, yakni kesedihan akut dan kesedihan berkepanjangan.
Kesedihan yang akut mengacu pada kejadian yang terjadi setelah kehilangan.
Namun, seseorang yang berduka tersebut mampu beradaptasi seiring waktu.
Jika dalam waktu antara enam bulan hingga satu tahun telah berlalu dan belum dapat menjalani kehidupan sehari-hari karena perasaan duka yang membebani, itulah yang disebut kesedihan yang berkepanjangan.
Orang yang masih mengalami kesedihan yang berkepanjangan harus berjuang untuk berdamai dengan kehilangan.
Faktor kesedihan berkepanjangan biasanya disebabkan oleh kehilangan yang tidak terduga, seperti meninggal secara tiba-tiba, adanya kekerasaan, atau orang yang meninggal masih muda.
Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesedihan.
Mengizinkan diri terhadap emosi apapun
Saat di awal proses berduka, sangat penting untuk bersabar dan membiarkan diri merasakan semua perasaan.
Jangan memberikan tenggat waktu yang dibuat-buat untuk menentukan kapan harus berhenti berduka.
Temukan alasan untuk bertahan
Temukan alasan untuk tetap menjalani hari, seperti mengurus anak, menyelesaikan pekerjaan, dan menyelesaikan pendidikan.
Cobalah untuk berpikir dengan cara-cara praktis agar dapat mengurangi perasaan sedih sepanjang hari.
Memiliki teman yang suportif
Dukungan dari anggota keluarga atau teman dekat akan membantu meredakan perasaan duka yang sedang dialami.
Seseorang yang suportif tidak akan keberatan jika mendengarkan berbagai cerita dan mau untuk memberikan masukan.
Gabung komunitas
Tidak semua orang memiliki teman dekat atau anggota keluarga yang dapat menjadi seorang pendukung.
Bisa jadi teman atau anggota keluarga tidak yakin tentang cara yang baik untuk merespon cerita dan takut mengatakan hal yang salah.
Cobalah bergabung dengan komunitas yang dikhususkan bagi orang yang mengalami kehilangan orang tua.
Melalui itu akan menemukan orang yang senasib, sehingga tidak akan mengalami kesendirian dalam perasaan kehilangan.
Membuat jurnal
Menulis merupakan cara yang berguna untuk mengatasi kesedihan. Jurnal adalah tempat untuk menuliskan kesedihan dan kenangan terhadap seseorang.
Olahraga
Olahraga adalah cara yang berguna untuk mengatasi kesedihan. Aktivitas fisik dapat mengurangi depresi dan kecemasan. Olahraga juga dapat menjadi pelarian sementara dari kesedihan.
Melakukan kegiatan yang memberi kesenangan
Lakukan kegiatan yang memberi kesenangan, seperti menonton bioskop, pergi ke salon, atau mengunjungi tempat wisata.
Tidak apa-apa merasakan kegembiraan setelah masa berduka dan tidak perlu merasa bersalah.
Meskipun perasaan duka akan berkurang seiring waktu. Rasa sedih mungkin akan datang seperti saat peristiwa tertentu.
Namun setidaknya telah mampu mengendalikan perasaan duka tersebut. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria