Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rina Nose tentang Kemampuannya Meniru Karakter

izak-Indra Zakaria • 2023-12-08 11:36:08
Rina Nose
Rina Nose

Rina Nose dikenal sebagai artis serbabisa. Selain jago memandu acara dan bernyanyi, dia pun dikenal mampu menirukan gestur hingga gaya bicara orang lain. Istri Josscy Aartsen itu juga dikenal dengan karakter alter sebagai si menor Nur Gemilang yang diciptakannya di program Anak Sekolah. Berikut wawancara dengan sosok yang baru saja sukses menirukan gaya Dasiyah di Gadis Kretek yang dipelesetkan menjadi Gadis Kritik di panggung 13 Tahun Mata Najwa dua pekan lalu itu. (shf/c18/ayi)

 

Sejak kapan suka menirukan gaya orang lain?

Sebetulnya dari dulu. Awalnya waktu SMP dan SMA, aku suka niruin gaya guru-guru kalau lagi ngajar tuh gimana. Nah, berawal dari situ, tapi belum diseriusin. Beberapa tahun ini baru diseriusin. Kalau sekarang risetnya pasti lebih dalam, cari referensi-referensi juga.

 

Apa alasan mendalami meniru karakter orang tenar?

Karena berjalan seiring waktu sih. Pengembangan karakter muncul dengan sendirinya. Jadi karena udah terbiasa, pattern-nya udah ada, ya akhirnya pengin ada lagi, muncul lagi, pengin coba lagi dengan sendirinya. Ini juga menambah nilai. Karena sebenarnya job dan endorse udah ada dari dulu. Jadi impersonate bikin aku nggak stuck, tapi bisa berkembang. Harus mikir terus mau mainin apa lagi. Dan, aku menawarkan banyak tokoh biar lebih dinamis.

 

Paling suka menirukan siapa?

Banyak, hampir semua yang saya tirukan saya senang. Karena ilmu impersonate yang paling dasar itu harus tertarik dulu sama tokohnya. Kalau nggak tertarik, gimana mau mendalami karakternya? Makanya, kalau aku saat impersonate bisa semirip dan senyaman itu bawainnya, berarti tokoh itu memang aku suka.

 

Kesulitan yang dihadapi?

Nggak ada. Justru lebih menyenangkan ketika jadi karakter orang lain. Karena karakter aku sebenarnya kan lebih tertutup, kayak nggak menarik, introver, malas berkomunikasi dengan banyak orang, nggak suka keramaian. Tapi, kalau di karakter orang tuh perasaan itu hilang. Aku bisa ngeluarin kehebohan-kehebohan itu di karakter orang lain.

 

Pernah dapat komplain?

Kalau dari yang aku tirukan nggak ada. Paling selama ini kebanyakan fans-fans dari tokoh yang aku impersonate, ya. Kayak dianggapnya aku ngeledek idola mereka, mempermainkan karakter.

 

Bagaimana menyikapinya?

Aku jelasin di Instagram tentang impersonate itu apa dan bagaimana prosesnya. Setelah itu, kayaknya hampir nggak ada lagi orang-orang yang protes.

 

Sekarang juga sering membawa karakter Nur Gemilang di kehidupan nyata, seperti saat liburan bareng suami. Malu, nggak?

Aku kalau udah masuk ke karakter ya masuk aja, gitu. Nggak ada perasaan malu sama sekali. Nah, untuk perasaan di luar karakter itu kayaknya nggak ada. Suami aku juga nggak ngelarang, malah mendukung. Kadang dia yang ngasih ide untuk jadi tokoh siapa pas lagi di luar jalan-jalan. Bahkan sampai ngasih ide alur ceritanya gimana dan bawa perlengkapan untuk bikin konten.

Editor : izak-Indra Zakaria