Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mekkah dan Madinah Disasar Rudal Houthi! Arab Saudi Intersepsi Serangan di Udara

R
Asap dan api membubung dari Bandara King Khalid, setelah Yaman yang didukung Iran mengatakan mereka menyerang bandara tersebut, di Riyadh, Arab Saudi pada 8 Oktober 2026.
Asap dan api membubung dari Bandara King Khalid, setelah Yaman yang didukung Iran mengatakan mereka menyerang bandara tersebut, di Riyadh, Arab Saudi pada 8 Oktober 2026.

Advertisement

RIYADH – Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali memanas. Pasukan Pertahanan Sipil Arab Saudi berhasil mengintersepsi serta menggagalkan serangan rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi Yaman menuju dua kota suci umat Islam, Mekkah dan Madinah, pada Sabtu (24/10/2026).

Aksi tanggap sistem pertahanan udara Saudi tersebut berhasil menembak jatuh rudal di udara sebelum mencapai target utama. Meski begitu, serpihan materi ledak dari pencegatan tersebut tersebar di beberapa titik wilayah.

Beberapa bagian rudal yang terbelah jatuh di kawasan Wadi Al-Mughammas di Mekkah. Sementara itu, serpihan pencegatan lainnya dilaporkan mendarat di kawasan Al-Nuzha (Jeddah), Wadi Jalil (Taif), hingga Pusat Masturah yang berada di Rabigh.

Advertisement

Tak berhenti di situ, ancaman juga mengincar ibu kota Arab Saudi. Pada saat yang hampir bersamaan dengan gempuran rudal ke arah Mekkah dan Madinah, sebuah pesawat nirawak (drone) penjelajah dilaporkan terbang menyasar kota Riyadh.

Juru Bicara Resmi Koalisi Pimpinan Arab Saudi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengonfirmasi bahwa pergerakan drone tersebut berhasil terdeteksi sejak awal dan langsung dihancurkan di udara sebelum masuk ke area permukiman warga di Riyadh.

Serangan beruntun ini langsung menuai kecaman keras dari berbagai pihak internasional dan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yang menilai tindakan kelompok Houthi telah melanggar kesucian kota suci serta mengancam stabilitas keamanan kawasan secara serius. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dihantam Serangan Beruntun Milisi Houthi, AS Perintahkan Staf Kedubes Non-Esensial Tinggalkan Saudi

Dihantam Serangan Beruntun Milisi Houthi, AS Perintahkan Staf Kedubes Non-Esensial Tinggalkan Saudi

Dihantam Serangan Beruntun Milisi Houthi, AS Perintahkan Staf Kedubes Non-Esensial Tinggalkan Arab Saudi WASHINGTON – Kementerian Luar Neger

Ancam Keselamatan Jemaah Umrah, Serangan Houthi ke Bandara Riyadh Picu Kecaman Internasional

Ancam Keselamatan Jemaah Umrah, Serangan Houthi ke Bandara Riyadh Picu Kecaman Internasional

Para pendukung milisi Houthi mengacungkan senjata saat berunjuk rasa di Sanaa, Yaman, pada 9 Oktober 2026. (AFP)

AS Pasok 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi, Eskalasi Timur Tengah Memanas

AS Pasok 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi, Eskalasi Timur Tengah Memanas

Rencana penjualan 48 unit jet tempur F-35 dari Amerika Serikat ke Arab Saudi senilai USD24,3 miliar kini tengah menunggu persetujuan Kongres

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer