Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akhir Manis Perjuangan Smansa Pontianak, Diundang Wapres Hingga Tawaran Beasiswa ke Tiongkok

I
 Josepha Alexandra Roxa Potifera dari SMAN 1 Pontianak dikalungi medali juara II usai Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar yang berlangsung kontroversial di Pontianak, Sabtu (9/5/2026).
Josepha Alexandra Roxa Potifera dari SMAN 1 Pontianak dikalungi medali juara II usai Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar yang berlangsung kontroversial di Pontianak, Sabtu (9/5/2026).

Advertisement

PROKAL.CO- Drama penilaian LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat yang sempat memanas kini berbuah manis bagi tim SMAN 1 (Smansa) Pontianak. Setelah video keberanian mereka mempertanyakan keputusan juri viral dan memicu simpati nasional, para siswa beserta kepala sekolah dan guru pendamping resmi bertolak ke Jakarta pada Selasa (12/5) memenuhi undangan khusus dari tim Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Momen keberangkatan ini terasa kian istimewa karena sebagian anggota tim dikabarkan berada dalam satu penerbangan dengan istri Wapres, Selvi Ananda. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, membenarkan kabar tersebut. “Anak-anak SMAN 1 Pontianak hari ini berangkat ke Jakarta bersama tim dari Wapres,” ujar Faisal saat memberikan keterangan kepada media.

Advertisement

Faisal menjelaskan bahwa perjalanan ini merupakan bentuk apresiasi atas kualitas mental para siswa yang tetap tenang meski berada dalam situasi kontroversial. Terkait duduk perkara penilaian, ia mengungkapkan adanya kendala teknis yang cukup krusial di lokasi lomba. “Di siaran langsung dan pendengaran penonton, jawabannya cukup jelas. Namun speaker yang mengarah ke juri disebut mengalami kendala,” jelas Faisal mengenai dugaan mengapa juri tidak mendengar poin krusial dalam jawaban peserta.

Di tengah gelombang dukungan publik, sosok Josepha Alexandra Roxa Potifera menjadi sorotan karena keberaniannya berargumen dengan elegan di depan dewan juri. Keteguhan mentalnya tersebut menarik perhatian Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Melalui sebuah panggilan video, Rifqinizamy yang juga alumni Smansa Pontianak memberikan apresiasi yang luar biasa. “Sebagai bentuk apresiasi, saya juga menawarkan kepada Josepha beasiswa S1 ke Tiongkok dan mendapatkan ikatan kerja setelah selesai kuliah di sana,” tegasnya.

Kini, apa yang bermula dari kekecewaan di atas panggung cerdas cermat telah bertransformasi menjadi kebanggaan. Perjalanan menuju Jakarta ini menjadi babak baru bagi tim Smansa Pontianak untuk membuktikan bahwa kejujuran dan keberanian dalam mempertahankan kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri menuju apresiasi yang lebih tinggi. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : Pontianak Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kabar Baik dari Kalbar: Titik Panas Karhutla Melandai Jadi 29, Ketapang Masih Mendominasi

Kabar Baik dari Kalbar: Titik Panas Karhutla Melandai Jadi 29, Ketapang Masih Mendominasi

Petugas Polsek Sekayam bersama personel BKO Korbrimob Polri, Manggala Agni dan masyarakat melakukan pengecekan titik panas (hotspot) di Dusu

Presiden dan Gubernur Digugat Class Action, Warga Kalbar Tuntut Status Bencana Nasional

Presiden dan Gubernur Digugat Class Action, Warga Kalbar Tuntut Status Bencana Nasional

Lumpuh Akibat Asap Pekat: Presiden dan Gubernur Digugat Class Action, Warga Kalbar Tuntut Status Bencana Nasional PONTIANAK — Asap pekat keb

Asa Hujan hingga 22 September di Tengah Asap Pekat yang Lumpuhkan Operasi Udara Karhutla Kalbar

Asa Hujan hingga 22 September di Tengah Asap Pekat yang Lumpuhkan Operasi Udara Karhutla Kalbar

PONTIANAK — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) terus diupayakan di tengah bayang-bayang potensi hu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer