Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

 Nyawa Melayang di Jalan Raya: 21 Orang Tewas di Sintang, Polisi Serukan Budaya Tertib Lalu Lintas

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
ilustrasi jenazah
ilustrasi jenazah

Advertisement

 

SINTANG– Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sintang sepanjang tahun 2026 menjadi alarm kewaspadaan bagi seluruh pengguna jalan. Data resmi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sintang mencatat sebanyak 21 jiwa meregang nyawa akibat insiden kecelakaan di jalan raya selama periode Januari hingga Juli 2026.  Selain merenggut puluhan korban jiwa, keganasan jalan raya di wilayah Sintang dalam kurun waktu tersebut juga mengakibatkan 24 orang mengalami luka berat serta 7 orang menderita luka ringan.

Tak hanya berdampak pada keselamatan fisik, rentetan musibah lalu lintas tersebut turut memicu kerugian material yang tak sedikit, yakni mencapai total Rp164.500.000.  Kasat Lantas Polres Sintang, AKP Angga Pribadi An, S.T.K., S.I.K., LL.M., mengutarakan bahwa tingginya angka fatalitas ini hendaknya menjadi peringatan keras bagi seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menempatkan keselamatan berkendara di atas segalanya.

Advertisement

Ia menekankan bahwa sebagian besar musibah kecelakaan berawal dari kelalaian yang sebenarnya dapat dicegah apabila pengendara memiliki kesadaran, kepedulian, serta kedisiplinan tinggi.  Menanggapi situasi tersebut, pihak kepolisian terus gencar mengedukasi masyarakat mengenai kebiasaan-kebiasaan kecil namun vital saat berada di jalan raya. Pengendara roda dua diimbau wajib menggunakan helm berstandar SNI, sementara pengemudi dan penumpang roda empat diharuskan selalu mengenakan sabuk pengaman.

Petugas juga mengingatkan agar pengendara tidak sekali-kali mengoperasikan telepon genggam, tidak melaju melebihi batas kecepatan aman, serta selalu memastikan kelayakan fisik dan kondisi kendaraan sebelum menempuh perjalanan.  Lebih lanjut, Polres Sintang menyentuh sisi kemanusiaan para pengguna jalan dengan mengingatkan keberadaan keluarga tersayang yang menanti di rumah. Masyarakat diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan dan tidak mengabaikan aturan lalu lintas hanya demi mengejar waktu sampai ke tujuan.  

Sebagai langkah nyata menekan angka kecelakaan lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Satlantas Polres Sintang berkomitmen untuk mengintensifkan sosialisasi, edukasi ke masyarakat, hingga penegakan hukum secara humanis di lapangan. Dengan meningkatnya kesadaran kolektif, diharapkan jalan raya di Kabupaten Sintang menjadi tempat yang lebih aman dan tidak ada lagi keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta akibat tragedi kecelakaan.  (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : Pontianak Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menikung Berkecepatan Tinggi Hingga Hantam Median Jalan, Dua Pemuda di Samarinda Meninggal Dunia

Menikung Berkecepatan Tinggi Hingga Hantam Median Jalan, Dua Pemuda di Samarinda Meninggal Dunia

Tim medis relawan mengevakuasi dua korban kecelakaan menuju rumah sakit setelah ditemukan tidak sadarkan diri di Jalan HAMM Rifaddin, Loa Ja

Tragedi Maut di Jalan Karanggan: Kakak Tewas dan Adik Luka-Luka Usai Sepeda Motor Dihantam Dump Truk

Tragedi Maut di Jalan Karanggan: Kakak Tewas dan Adik Luka-Luka Usai Sepeda Motor Dihantam Dump Truk

Petugas evakuasi korban kecelakaan di Jalan Karanggan.(Polisi)

Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno-Hatta Balikpapan, Satu Orang MD

Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno-Hatta Balikpapan, Satu Orang MD

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat (R-4) dan sepeda motor (R-2) terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di sekitar Hino Kilometer 10, Balikpapan, Minggu (26/7/2026) pagi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer