Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hotspot Karhutla Kalbar Melandai, Kabut Asap Tebal Masih Kepung Pontianak

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Tim gabungan terus melakukan pendinginan di area bekas karhutla untuk mencegah api kembali menyala. (Humas Polri)
Tim gabungan terus melakukan pendinginan di area bekas karhutla untuk mencegah api kembali menyala. (Humas Polri)

Advertisement

 
PONTIANAK — Jumlah titik panas (hotspot) akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat tercatat menurun drastis. Meski demikian, penurunan titik api tersebut belum sepenuhnya membebaskan Kota Pontianak dari selimut kabut asap pekat yang masih membatasi jarak pandang warga.

Berdasarkan data Sistem Monitoring Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan per Kamis malam, jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) di Kalbar menyusut menjadi 39 titik. Angka ini merosot tajam dibandingkan hari sebelumnya yang sempat menembus 134 titik. "Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Karena itu, setiap indikasi tetap perlu diverifikasi melalui pengecekan lapangan sebelum ditentukan sebagai lokasi kebakaran," ujar Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi.

Meski titik api melandai, data BMKG menunjukkan jarak pandang di wilayah Pontianak dan sekitarnya masih terganggu akibat akumulasi asap dari lahan gambut yang terbakar. Di kawasan Pelabuhan Dwikora Pontianak misalnya, jarak pandang sempat menyusut hingga kisaran 1 hingga 1,2 kilometer dengan status udara kabur berasap. Pekatnya asap disinyalir berasal dari proses pendinginan lahan gambut—seperti di kawasan Rasau Jaya, Kubu Raya—yang masih menyimpan bara di bawah permukaan tanah meski pemadaman telah berlangsung selama tiga pekan.

Advertisement

Menanggapi situasi ini, tim gabungan terus menyiagakan pemantauan darat dan penggeboman air (water bombing) untuk menuntaskan sisa bara api. "Masyarakat diimbau untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar," tegas Ristianto seraya meminta warga segera melapor ke Posko Karhutla Kemenhut jika menemukan titik api baru. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : Pontianak Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hujan Datang di Kotim, Hotspot Turun, Tapi Kawasan Pesisir dan Bawah Tanah Gambut Masih Membara

Hujan Datang di Kotim, Hotspot Turun, Tapi Kawasan Pesisir dan Bawah Tanah Gambut Masih Membara

Angka pemantauan titik panas (hotspot) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data terbaru BM

Kepungan Asap Mengancam: BMKG Catat 5.019 Hotspot, Kalbar Masuk Zona Merah Karhutla

Kepungan Asap Mengancam: BMKG Catat 5.019 Hotspot, Kalbar Masuk Zona Merah Karhutla

Kepungan Asap Mengancam: BMKG Catat 5.019 Hotspot, Kalbar Resmi Masuk Zona Merah Karhutla Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengintai Kalimantan Barat setelah Badan Meteorologi, Kl

Pulau Kalimantan Menyumbang 34.262 Hotspot, Ancaman Asap Meluas, Kalteng dan Kalsel Ikut Siaga Satu Karhutla

Pulau Kalimantan Menyumbang 34.262 Hotspot, Ancaman Asap Meluas, Kalteng dan Kalsel Ikut Siaga Satu Karhutla

Pulau Kalimantan menyumbang 34.262 hotspot, Ancaman Asap Meluas: Kalteng dan Kalsel Ikut Siaga Satu Karhutla

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer