
PROKAL.CO- Sempat lumpuh akibat tebalnya kepulan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), angin segar akhirnya berhembus dari Kota Amoy. Bandara Singkawang, Kalimantan Barat, resmi kembali membuka layanan penerbangan pada hari ini, Jumat (30/10/2026), setelah jarak pandang di sekitar kawasan bandara kembali aman dan memenuhi standar keselamatan penerbangan.
Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang, Ilham Hafizi, memastikan bahwa seluruh jadwal penerbangan akan berangsur normal seiring membaiknya kondisi cuaca di lapangan.
"Mulai Jumat (30/10), jadwal penerbangan akan kembali normal pascaterdampak kabut asap karhutla," ujar Ilham saat dikonfirmasi di Singkawang, Kamis (29/10/2026).
Sebelumnya, aktivitas penerbangan di bandara ini memang terpaksa dihentikan sementara waktu. Keputusan pahit tersebut harus diambil otoritas bandara demi memprioritaskan keselamatan mutlak bagi para penumpang serta awak pesawat menyusul jarak pandang yang merosot tajam akibat terjangan kabut asap.
Tepat di hari pertama pembukaannya kembali, denyut nadi transportasi udara di Bandara Singkawang langsung diuji dengan kesiapan dua penerbangan rute Singkawang–Jakarta (pulang pergi/PP).
Berdasarkan jadwal yang dirilis, maskapai TransNusa dijadwalkan mengudara pada pukul 13.55 WIB, disusul oleh penerbangan Super Air Jet berselang beberapa menit kemudian pada pukul 14.40 WIB.
Meski operasional telah dipulihkan, pihak pengelola bandara tetap menaruh harapan besar agar tren cuaca positif ini terus bertahan. Ilham berharap jarak pandang di sekitar bandara tetap konsisten berada di ambang batas aman sehingga mobilitas penerbangan tidak kembali terganggu.
Kembali beroperasinya gerbang udara ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat Kalimantan Barat dan para pelancong yang ingin keluar-masuk Kota Singkawang dengan cepat dan efisien.
Kendati demikian, pihak pengelola bandara tetap mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar senantiasa waspada dan proaktif. Penumpang diminta untuk rutin memantau pembaruan informasi resmi dari maskapai masing-masing guna mengantisipasi dinamika cuaca yang sewaktu-waktu bisa berubah demi kelancaran perjalanan. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




