Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pembangunan Bandara Singkawang Capai 95 Persen, April 2024 Ditargetkan Beroperasi

Indra Zakaria • 2024-01-29 13:11:17
Bandara Singkawang di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. (Antara)
Bandara Singkawang di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. (Antara)

 

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa progres pembangunan Bandara Singkawang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat telah mencapai 95 persen dan ditargetkan akan rampung pada tahun ini. 

“Progres bangunan mencapai 95 persen, hanya tinggal penyelesaian interior. Untuk runway sepanjang 1.400 meter sudah 100 persen selesai. Namun, ada perpanjangan menjadi 2.000 meter yang akan selesai dalam 1 sampai 2 bulan sehingga yang tadinya hanya bisa didarati pesawat ATR, nanti pesawat Airbus A320 sudah bisa mendarat disini,” terang Budi Karya Sumadi pada Senin (29/1).

Dilansir dari Antara, pada Minggu (28/1), Menhub meninjau progres pembangunan Bandara Singkawang.

Dalam kunjungannya, ia mengecek sisi darat dan udara Bandara Singkawang, setelah pada Rabu (24/1) lalu dilakukan penerbangan kalibrasi perdana dengan pesawat komersial PK-CAN B200GT Super King Air dari Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. 

Selain itu, Menteri Budi Karya Sumadi juga meninjau pelayanan angkutan lintas batas negara Singkawang-Kuching, Malaysia yang dilayani oleh bus Damri serta dapat mendukung konektivitas dari dan ke Bandara Singkawang.

Dalam peninjauan itu, turut hadir juga Pj. Wali Kota Singkawang Sumastro, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Tebelian Sintang Patah Atabri, jajaran Forkopimda Kalimantan Barat dan Kota Singkawang, Ketua Team Leader Pembangunan Bandara Singkawang Tjhai Chui Mie, serta pengusaha lokal donatur Bandara Singkawang Pui Sudarto.

Pembangunan Bandara Singkawang dilakukan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan corporate social responsibility (CSR) dari para pengusaha lokal Singkawang.

“Banyak putra-putra Singkawang menjadi donatur untuk mengembangkan bandara ini, termasuk perpanjangan runway dari 1.400 meter menjadi 2.000 meter,” kata Budi Karya Sumadi. 

Menhub pun mengapresiasi kepada pihak swasta yang telah berpartisipasi dalam pembangunan bandara tersebut.

“Dengan keterbatasan APBN, pemerintah membutuhkan dukungan dari swasta untuk membangun infrastruktur transportasi. Pembangunan Bandara Singkawang dapat menjadi contoh yang baik dari kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan swasta,” ucapnya.

Budi Karya Sumadi berharap bahwa pembangunan Bandara Singkawang dapat meningkatkan konektivitas, potensi pariwisata, membuka lapangan pekerjaan, peluang usaha, dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. Sebagai informasi, Bandara Singkawang dibangun mulai 2019 sampai dengan 2023, dan ditargetkan akan beroperasi pada April 2024. 

Bandara itu memiliki runway sepanjang 1.400 meter x 30 meter, taxiway 200 meter x 18 meter, apron 100 meter x 50 meter, dan terminal kargo seluas 312 meter persegi yang dibangun menggunakan APBN.

Sementara, gedung terminal penumpang seluas 8.000 meter persegi dan perpanjangan runway menjadi 2.000 meter dibangun menggunakan dana CSR. (*)

 
Editor : Indra Zakaria
#kalbar