Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

BMKG Kalbar: Wilayah Kalimantan Barat Waspada Angin Puting Beliung

Syahriani Siregar • 2024-03-01 15:15:00
ilustrasi awan mendung
ilustrasi awan mendung

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengatakan wilayah Kalimantan Barat dalam seminggu ke depan berpotensi sering terjadi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat periode 28 Februari hingga 6 Maret 2024. Waspadai dampaknya terutama pada daerah  yang mudah terjadi banjir, genangan dan tanah longsor. 

Ade, Prakirawan BMKG Kalbar- Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengatakan pada Kamis (29/2) diprakirakan hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat dapat terjadi di sebagian besar wilayah Kalbar.

Berdasarkan prakiraan angin pada ketinggian 3000 kaki menunjukkan bahwa secara umum angin bertiup dari  arah timur laut dengan kecepatan berkisar 12 knot.

“Prakiraan wilayah  wilayah terdampak hujan  lebat yang menunjukkan  sebagian wilayah Kalimantan Barat yang termasuk dalam kategori waspada yakni Landak, Bengkayang, Sekadang, Ketapang dan Kapuas Hulu,” ujarnya Rabu (28/2). Dampak yang harus diwaspadai, kata Ade,  jalan basah atau licin, jarak pandang berkurang, terjadi genangan di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil, banjir menggenangi sebagian  jalan dan pemukiman hingga dapat mengganggu aktivitas masyarakat. 

BMKG Kalbar juga menginformasikan kepada masyarakat terkait tanda-tanda akan terjadi angin puting beliung. Yakni udara pada malam hingga pagi hari sebelumnya terasa panas dan gerah.

Kemudian perbedaan suhu yang signifikan atau lebih dari 4,5 derajat celcius, antara pagi sekitar pukul 07.00 WIB hingga menjelang  siang sekitar pukul 10.00 WIB bersamaan dengan penyinaran matahari yang terik dan kondisi udara yang lembab. 

Pada menjelang siang atau setelah pukul 10.00 WIB terbentuk jenis awan cumulus (cu) dengan ciri berupa  awan putih berlapis-lapis yang umumnya disertai dengan awan putih yang memiliki batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu  dan menjulang tinggi seperti kembang kol.

Awan cumulu berubah warna menjadi abu-abu pekat yang sangat gelap yang dikenal dengan nama awan cumulonimbus (Cb).

Terasa hembusan angin yang kencang dan dingin. Terlihat adanya kolom udara yang berputar dari dasar awan Cb hingga menyentuh permukaan bumi yang disebut angin puting beliung. Durasi kejadian angin puting beliung umumnya 3-5 menit ,maksimal 10 menit dengan cakupan jarak hingga lima kilometer. (mrd)

Editor : Indra Zakaria
#bmkg #kalbar