MEMPAWAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda kawasan gambut di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, sejak Minggu sore. Kobaran api yang cepat meluas diperkirakan telah menghanguskan sedikitnya 12 hektare lahan semak belukar, bahkan asap pekat yang dihasilkan mulai mengancam kesehatan dan aktivitas warga setempat.
Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, mengonfirmasi bahwa titik api terdeteksi di Dusun Utara, Desa Galang. Faktor angin kencang serta kondisi cuaca yang sangat panas menyebabkan api merembet dengan cepat ke lahan-lahan di sekitarnya. Tantangan semakin berat karena api mulai mencapai pinggir jalan raya dan mendekati pemukiman penduduk, yang mengakibatkan jarak pandang pendek akibat kepulan asap tebal.
Upaya pemadaman dilakukan secara maksimal oleh puluhan petugas gabungan dari TNI/Polri, BPBD Mempawah, pemadam kebakaran swasta, hingga masyarakat setempat. Namun, struktur lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan tanah membuat api sulit dipadamkan sepenuhnya. Hingga Senin pagi, tim pemadam masih terus berjibaku di lapangan untuk memutus jalur penyebaran api agar tidak semakin meluas.
Dampak buruk dari karhutla ini sudah mulai dirasakan oleh warga. Dilaporkan tiga orang warga harus dilarikan ke Puskesmas setelah mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Sejumlah keluarga lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat kerabat guna menghindari paparan asap tebal yang semakin menyesakkan dada dan berpotensi membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.
Kepala Bidang Damkar BPBD Mempawah, Desvan, menjelaskan bahwa kendala utama di lapangan adalah titik api yang berada jauh di tengah hutan serta minimnya akses air di lokasi kekeringan. Meskipun demikian, pihaknya tetap berkomitmen penuh melakukan penanggulangan dan mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat api yang mulai mengarah ke rumah penduduk agar langkah antisipasi cepat dapat diambil.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut. Petugas tengah mendalami apakah kebakaran dipicu oleh faktor alam yang tidak disengaja atau adanya unsur kesengajaan dari oknum tertentu yang mencoba membuka lahan dengan cara dibakar. (*)
Editor : Indra Zakaria