Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tragedi di Kapuas Hulu Kalbar: Tujuh Penambang Tewas Tertimbun Longsoran Tanah dan Batu

Redaksi Prokal • 2026-03-09 06:10:00

ilustrasi mayat
ilustrasi mayat

KAPUAS HULU – Duka mendalam menyelimuti Desa Bugang, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu. Aktivitas pertambangan rakyat yang dilakukan warga setempat berubah menjadi tragedi maut setelah longsoran tanah dan batu menimbun para penambang pada Minggu (8/3/2026) dini hari. Insiden memilukan ini dilaporkan merenggut nyawa tujuh orang warga desa tersebut.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Kampung Hilir. Lokasi kejadian yang merupakan area tambang rakyat tersebut berada cukup terpencil, yakni sekitar 5 hingga 6 kilometer dari pusat ibu kota Kecamatan Hulu Gurung. Sekretaris Camat Hulu Gurung, Zulfauzi, mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut setelah menerima laporan dari lapangan.

Proses evakuasi segera dilakukan oleh warga dan pihak terkait sesaat setelah kejadian. Ketujuh korban yang terdiri dari laki-laki dan perempuan tersebut berhasil dikeluarkan dari timbunan material longsor dan langsung dibawa ke rumah duka masing-masing. Rencananya, seluruh jenazah korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga pada sore hari ini juga.

Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, Topan Ali Akbar, yang merupakan perwakilan dari daerah pemilihan tersebut, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Ia menekankan bahwa insiden serupa bukanlah yang pertama kali terjadi di wilayah Kapuas Hulu, terutama pada lokasi-lokasi tambang rakyat yang belum memiliki payung hukum atau izin resmi.

Tragedi ini kembali memicu desakan agar pemerintah pusat dan daerah segera merumuskan solusi konkret terkait pengelolaan pertambangan rakyat. Keterbatasan kewenangan pemerintah daerah dalam mengatur sektor pertambangan seringkali menjadi kendala, namun jatuhnya korban jiwa menjadi pengingat keras bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di pedalaman memerlukan standar keamanan dan legalitas yang lebih jelas.

Hingga berita ini diturunkan, peristiwa tersebut masih menjadi perhatian luas masyarakat setempat. Kejadian ini diharapkan menjadi momentum bagi pemangku kebijakan untuk segera menghadirkan regulasi yang mampu menjamin keselamatan warga saat mencari nafkah di sektor pertambangan rakyat agar tragedi serupa tidak terus berulang di masa depan.(*)

Editor : Indra Zakaria