BANJARMASIN - Peredaran berita hoax semakin marak. Kepolisian tak mau kecolongan. Untuk itu Polda Kalsel membuka bekerjasama dengan sembilan media elektronik di Kalsel.
Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bidang Humas Polda Kalsel di Aula Rupattama, kemarin (30/1).
Bertajuk Penyelenggaraan Penyiaran Dalam Rangka Pembentukan Opini Poitif Terkait Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Kalsel.
Penandatangan itu dilakukan para pemimpin media elektronik dengan Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa'i serta Wakapolda Brigjen Pol Aneka Pristafuddin.
Melalui MoU ini, Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa’i berharap, media yang ada di Kalsel dapat membantu membentuk opini positif. Agar masyarakat terhindar dari informasi hoax.
“Apalagi beberapa tahun belakangan, media elektronik seperti radio dan tv sudah mulai multi-platform. Tidak hanya di frekuensi saja, namun juga aktif di media sosial dan situs-situs resminya,” katanya.
Ia mengakui, memerangi hoax kepolisian tak dapat bergerak sendirian. Mereka butuh partner. Dalam hal ini adalah media.
“Kepada seluruh jajaran, juga dapat terus menjalin kerjasama dan hubungan baik dengan media. Guna meningkatkan opini positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kalsel,” harapnya. (gmp/at/nur)
Editor : aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin