Tinggal menghitung hari, calon jemaah haji (CJH) Kalsel kloter 1 akan memasuki asrama haji. Sejumlah fasilitas sudah disiapkan Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin untuk keperluan CJH selama berada asrama.
"Persiapan sudah 100 persen. Kami tinggal menunggu kedatangan para calon jemaah haji," kata Kasi Kerja Sama pada UPT Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Rif'an, kemarin.
Dia mengungkapkan, salah satu fasilitas utama yang harus mereka siapkan adalah kamar inap. "Kamar sudah siap. Empat hari yang lalu sudah disterilkan dengan dilakukan fogging," ungkapnya.
Lanjutnya, untuk tahun ini ada dua gedung yang disiapkan untuk para CJH menginap. Yakni gedung Jabal Rahmah sebanyak 63 kamar dan Gedung Madinah 18 kamar. "Kapasitas gedung Jabal Rahmah untuk 280-an orang, dan Madinah 54 orang," ujarnya.
Disinggung, apakah ada fasilitas baru untuk para jemaah. Rif'an mengungkapkan, bahwa tahun ini ada tambahan fasilitas penunjang untuk para lansia. Yakni, minibus hiace. "Pakai minibus itu, para lansia bisa lebih nyaman ketika berangkat dari asrama ke bandara," ungkapnya.
Dia menyampaikan, sebelum ada minibus hiace panitia terpaksa memberangkatkan calon jemaah uzur menggunakan ambulans. Lantaran, bus terlalu tinggi untuk menaikkan mereka. "Pakai ambulans pernah ada yang menolak, karena merasa jadi orang sakit. Alhamdulillah, sekarang tidak lagi pakai ambulans," bebernya.
Selain angkutan khusus jemaah lansia, Rif'an menuturkan bahwa musim haji 2019 UPT Embarkasi Banjarmasin juga menyediakan tempat khusus untuk calon jemaah yang ingin bertemu dengan keluarganya. "Ada tiga gazebo di luar pagar kami sediakan untuk tempat bertemu. Supaya tidak ada lagi keluarga yang masuk ke gedung," paparnya.
Keluarga yang dimaksud Rif'an bukanlah yang mengantarkan calon jemaah dari daerah. Melainkan, keluarga calon jemaah haji yang kebetulan ada di wilayah berdekatan dengan asrama. "Misal, ada jemaah dari Tapin. Lalu keluarganya yang di Banjarbaru atau Banjarmasin mau menjenguk, nah boleh bertemu di tempat itu," jelasnya.
Untuk keluarga CJH di daerah asal, dia menyebut tahun ini tetap dilarang untuk ikut mengantarkan ke asrama haji. Karena bisa mengakibatkan kemacetan. "Sama seperti tahun lalu. Calon jemaah diantar oleh daerah masing-masing menggunakan bus. Jadi, tidak ada keluarga yang ikut mengantar," katanya. (ris/ran/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin