Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kepala Biro Hukum Incar Jabatan Inspektur

miminradar-Radar Banjarmasin • 2019-09-28 10:59:16

BANJARMASIN - Lima Jabatan Pimpinan Tinggi pratama Pemprov Kalsel yang dilelang, rupanya tak hanya diincar oleh pejabat eselon III. Buktinya, pejabat eselon II pun mengincarnya. Dia adalah Kepala Biro Hukum Setdaprov Kalsel, Akhmad Fidayeen.

Nama Fidayeen termasuk dari 29 orang yang lulus seleksi kompetensi. Fidayeen sendiri melamar untuk posisi Inspektur Daerah Inspektorat Kalsel, mengisi kursi yang ditinggal Awi Sundari karena purna tugas. 

Selain Fidayeen, ada tiga orang lain yang juga lulus seleksi administrasi untuk Inspektur Daerah. Mereka adalah Sekretaris Inspektorat Kalsel Sulkan, Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Kalsel Ariadi Noor dan Agus Dyan Nur yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Anggaran Bakeuda Kalsel.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Abdul Haris mengatakan, tidak ada masalah bagi pejabat esselon II mengikuti lelang serupa. Apalagi Fidayeen dalam rangka promosi dari jabatan esselon IIB ke esselon IIA. Memang sebutnya, dalam rangka pengisian jabatan esselon II ada dua mekanisme.

Mekanisme pertama adalah pergeseran melalui job fit (penilaian tentang kesesuaian antara kemampuan dengan tuntutan pekerjaan) dan mekanisme kedua melalui seleksi terbuka. “Kalau yang ikut dari eselon II tak masalah. Kebetulan juga saat ini pemprov tidak melaksanakan job fit,” kata Haris.

Dikatakannya, lantaran sifatnya seleksi terbuka maka peluang semua peserta seleksi sama, tergantung urutan nilai seleksi. “Siapa saja yang memenuhi syarat bisa ikut. Jika masuk tiga besar maka semua tergantung user (gubernur) untuk menentukan satu pilihan,” tambahnya.

Fedayeen sendiri ketika dimintai tanggapannya soal lelang jabatan ini mengatakan niatnya tak lebih sebagai pengabdian kepada Negara, khususnya Pemprov Kalsel. “Juga untuk refreshing intelektual,” ujarnya.

---

Seperti diketahui, selain Inspektorat, JPT Pratama Pemprov yang dilelangkan adalah Kepala Disdukcapil dan KB, Kepala BKD, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Kalsel.

Di jabatan terakhir ini peminatnya sangat tinggi. Terdata yang lulus seleksi administrasi jumlahnya mencapai 13 orang. Sementara, untuk lowongan Kepala Disdukcapil dan KB diikuti sembilan orang. Posisi Kepala BKD Kalsel hanya diikuti enam orang.

Banyaknya pelamar mengincar posisi Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Kalsel cukup dimaklumi. Meski tak memiliki kewenangan anggaran langsung, namun mendapatkan fasilitas yang kurang lebih sama dengan kepala dinas maupun asisten. Seperti fasilitas mobil dan tunjangan. (mof/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Pemerintahan