Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Harus Sabar Menunggu Diperiksa Suhu

miminradar-Radar Banjarmasin • 2020-05-20 10:48:33
DI BAWAH TERIK: Salah satu petugas dari unsur TNI di posko 2 PSBB Gabungan di depan Q Mall Banjarbaru memeriksa suhu tubuh pengendara yang ingin masuk wilayah Banjarbaru. Beberapa warga terdeteksi punya suhu yang cukup tinggi, namun hal ini diakibatkan ol
DI BAWAH TERIK: Salah satu petugas dari unsur TNI di posko 2 PSBB Gabungan di depan Q Mall Banjarbaru memeriksa suhu tubuh pengendara yang ingin masuk wilayah Banjarbaru. Beberapa warga terdeteksi punya suhu yang cukup tinggi, namun hal ini diakibatkan ol

BANJARBARU - Pemeriksaan di pos cek poin Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Banjarbaru masih terus dilakukan. Dari pantauan kemarin, posko 2 PSBB Gabungan Banjarbaru dan Banjar di depan Q Mall Banjarbaru termasuk yang padat pemeriksaan.

Sekitar pukul 15.00 Wita, cahaya matahari masih terasa terik. Meski demikian petugas tetap memeriksa kendaraan yang lewat. Beberapa dipinggirkan, sebagian lagi terpaksa harus putar balik. Penyebabnya KTP beda domisili dan tak ada keperluan genting.

Menurut catatan posko, sejak pagi hingga siang ada 50 lebih yang ditegur lisan. Sedangkan belasan lainnya diminta putar balik. "Kalau (tidak pakai) masker tidak banyak, tapi dominan yang soal KTP beda domisili ini, " kata Perwira Pengendali Posko, Ipda Rizki M.

Sebagai perlintasan utama, petugas di posko ini cukup sibuk. Sebab bukan hanya warga Banjarbaru dan Banjar yang diawasi, tapi juga pelintas dari Banua Anam. "Kalau dari Hulu Sungai dan tidak ada surat pengantarnya, itu kita minta putar balik," tegasnya.

Sementara itu, proses pemeriksaan suhu badan juga membuat kepadatan di jalur. Sebab petugas harus memeriksa satu persatu. Pengendara di belakang pun harus sabar menunggu antrean pemeriksaan suhu. Penyebabnya, alat pengukur suhu juga terbatas, satu lajur jalan hanya ada satu sampai dua petugas saja yang memegangnya.

Dari hasil pengukuran suhu badan, kemarin ada dua warga yang sempat terdeteksi di atas 37 derajat celcius.  "Kita minta menepi, suhunya di atas normal, hampir 38. Ini pengendara motor dan juga ada dari roda empat," kata Bella, petugas medis asal Puskesmas Sungai Besar Banjarbaru.

Namun setelah diminta beristirahat di tenda posko, suhu tubuh dua orang ini berangsur turun.

"Turun sampai ke 36 derajat. Yang bersangkutan kita tanya juga tidak ada gejala flu atau batuk. Jadi memang karena cuaca yang panas, bukan karena demam," tambahnya.

Seandainya suhu tubuh warga tersebut tidak turun, mereka tidak hanya dilarang melintas batas, tapi juga akan dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Mukhlis, salah satu warga Banjarbaru yang diminta petugas menepi menyebut bahwa pemeriksaan cukup detil. Termasuk soal surat pengantar yang diperiksa.

"Tadi karena KTP saya masih Banjarmasin, karena belum sempat mengurus (pindah domisili). Tapi saya bawa surat kalau tempat saya bekerja di Martapura. Alhamdulillah tadi tidak disuruh putar balik," katanya. (rvn/bin/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Covid-19 Corona