BANJARMASIN - Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah membatin. Sesegukan kemudian terisak. Karena grafik kasus positif COVID-19 di Banjarmasin terus meningkat.
"Sampai hari ini, angka poitif COVID-19 terus bertambah. Total keseluruhan lebih dari seratus," ucapnya di Balai Kota, (19/5). Di sela menyalurkan bantuan sembako dan masker dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).
Dia meminta masyarakat agar betul-betul menaati seluruh imbauan yang dikeluarkan. Mulai dari mengenakan masker apabila ke luar rumah dan menerapkan physical distancing. "Semua itu dilakukan agar penyebaran virus yang belum ditemukan vaksinnya tidak semakin bertambah," imbaunya.
Di samping pesan tersebut, Hermansyah juga mengapresiasi mereka yang turut serta membantu masyarakat yang terpapar COVID-19. Menurutnya, bantuan dalam bentuk apapun adalah bentuk kepedulian.
"Kemudian, semoga bantuan yang disalurkan menjadi pemicu kepada yang lain untuk juga turut membantu. Baik melalui pemko atau pun secara langsung," tuntasnya.
Sebelumnya. Minggu (17/5) lalu, di sela kegiatan penyemprotan disinfektan di sejumlah pasar di Banjarmasin, Direktur Rumah Sakit Anshari Saleh dr Izaak Zoelkarnain di hadapan wartawan mengungkapkan bahwa sejak diumumkannya ada kasus positif di Banjarmasin, terdapat penambahan pasien setiap harinya.
"Kalau dahulu sehari ada dua orang, kini yang masuk rumah sakit bisa 10 sampai 15 orang. Artinya bahwa pasien di luar yang sekarang tidak di dalam rumah sakit sangat banyak," tegasnya.
Di samping itu, dia juga mengatakan bahwa ketika sebuah rumah sakit menambah ruangan, otomatis juga menambah jumlah tenaga medis. Pada suatu saat, menurutnya tidak menutup kemungkinan juga akan merasakan kesulitan.
"Petugas kesehatan sudah berjibaku mengatasi ini. Mereka rata-rata tidak pernah pulang ke rumah. Jadi kami mohon warga untuk menjaga kesehatan dengan memakai masker dan tidak ke luar rumah bila tidak ada kepentingan," tuntasnya. (war/fud/ema)
Editor : izak-Indra Zakaria