Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Susah Sinyal, Balangan Kaji Pembelajaran Tatap Muka

miminradar-Radar Banjarmasin • 2020-12-24 09:00:13
SUSAH SINYAL: Banyaknya sekolah di pedalaman yang susah sinyal menjadi salah satu pertimbangan pembelajaran tatap muka. | FOTO: WAHYUDI/RADAR BANJARMASIN
SUSAH SINYAL: Banyaknya sekolah di pedalaman yang susah sinyal menjadi salah satu pertimbangan pembelajaran tatap muka. | FOTO: WAHYUDI/RADAR BANJARMASIN

PARINGIN – Di Kabupaten Balangan sedang dipertimbangkan kebijakan pembelajaran tatap muka di sekolah mulai awal tahun baru 2021 nanti. Hal itu diungkapkan Bupati Balangan, Ansharuddin saat membuka konferensi PGRI Kabupaten Balangan tahun 2020 di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Selasa (22/12) tadi.

Dikatakan Ansharuddin, pembelajaran tatap muka direncanakan dimulai pada Januari 2021. Saat ini tengah dilakukan pengkajian terkait teknisnya nanti di sekolah. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, baik bagi pelajar maupun dewan guru. “Mekanismenya masih dikaji oleh Dinas Pendidikan. Rencananya nanti akan dilakukan simulasi terlebih dulu,” ujarnya.

Salah satu kebijakan yang diterapkan nanti tidak ada jam istirahat bagi pelajar di sekolah. Artinya, begitu anak masuk ke dalam ruangan belajar, selama dua jam setelah selesai langsung pulang.

Upaya pembelajaran tatap muka ini karena adanya keluhan serta permintaan dari orang tua murid, pengawas, serta murid-murid itu sendiri. Mereka sudah bosan mengikuti pembelajaran daring.

Persoalan sinyal internet masih menjadi persoalan pembelajaran daring di Balangan. Terutama di daerah pedalaman tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut. “Kami mengambil kebijakan ini mengingat di Kabupaten Balangan sekarang sudah zona hijau. Dari sekian ribu masyarakat yang terpapar, dan semuanya sudah hampir sembuh. Tinggal 8 orang lagi yang dirawat,” ungkapnya.(why/dye/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Pendidikan