BANJARMASIN - Presiden Joko Widodo mengabarkan, pemerintah menyediakan dosis vaksin COVID-19 untuk jurnalis. Vaksinasi akan dimulai pada akhir Februari ini.
Jatah vaksin itu akan diproduksi Bio Farma. Mengingat risiko pekerjaannya, wartawan dirasa pantas menjadi prioritas vaksinasi.
Kabar baik itu disampaikan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 di Istana Negara, (9/2).
Ketika dikonfirmasi, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Zainal Helmi membeberkan ada 17.896 vaksin yang disiapkan untuk pekerja pers di seluruh Indonesia.
Tapi belum diketahui berapa jatah rinci untuk Kalsel atau Banjarmasin. "Tapi besok (hari ini) kami akan menulis surat, meminta setidaknya 500 wartawan lokal dulu yang bisa disuntik vaksin," kata Helmi.
Upaya lain, karena pandemi juga berdampak pada perekonomian, PWI meminta Pemprov Kalsel untuk membantu media. Terutama media cetak. Misalkan dalam pemasangan iklan.
"Saya berharap pemprov tetap melanjutkan pemasangan halaman kontrak untuk media-media daerah. Bukan hanya itu, perlu ada semacam tambahan (insentif) untuk rekan-rekan di lapangan. Itulah harapan kami di HPN ini," tutupnya.
Perlu diketahui, pertengahan Januari lalu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan wakilnya Hermansyah menjadi yang pertama disuntik vaksin merek Sinovac di kota ini. Dilanjutkan vaksinasi bertahap untuk ratusan tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas. (war/fud/ema)
Editor : izak-Indra Zakaria