BATULICIN - Pabrik biodiesel berkapasitas 60 metrik ton per jam rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo, akhir bulan ini. Untuk melihat persiapannya, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar, mengunjungi lokasi pabrik di Desa Sungai Dua, Selasa (6/7).
"Pabrik ini akan menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan petani sawit," katanya.
Dia berharap, pabrik yang berdiri di lokasi seluas 6 hektare lahan itu dapat menjadi alternatif para petani sawit menjual hasil kebun mereka. "Pabrik ini menjadi kebanggaan Banua," ucapnya, seraya mengatakan jika tidak ada aral Presiden RI Joko Widodo akan datang meresmikan.
Direktur PT Jhonlin Agro Raya Sabrina Lubis mengatakan, pabrik ini memiliki kapastias produksi 60 metrik ton per jam. Atau sebanyak 1,6 juta liter per hari jika aktif selama 24 jam.
"Dan itu memerlukan CPO (minyak sawit mentah) sekitar 1.600 metrik ton per hari, identik dengan 6.800 tonase TBS (tandan bua segar) per hari," jelasnya.
Saat ini, tambahnya, kebun mereka hanya mampu memasok 30 persen dari kapasitas pabrik. Sisanya akan mengambil dari buah segar kebun warga di Tanah Bumbu, Kotabaru dan area lainnya.
Dari informasi yang dihimpun, investasi pabrik tersebut lebih Rp 850 miliar. Dan akan mengolah CPO menjadi B30.
Saat ini Indonesia tengah menggenjot produksi B30. Presiden Joko Widodo mengatakan, penerapan B30 akan menghemat devisa negara hingga puluhan triliun. "Kalkulasinya jika kita konsisten menerapkan B30 ini akan hemat devisa kurang lebih Rp 63 trilun, jumlah yang sangat besar sekali," ucapnya, baru-baru tadi.
Sekadar diketahui, penyaluran bahan bakar nabati (BBN) biosolar B30 telah mencapai 5.518 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia. Pertamina tengah melakukan konfigurasi ulang, pola distribusinya di 30 titik untuk memaksimalkan suplai.
Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan terminal bahan bakar minyak atau TBBM di 114 lokasi untuk mencampur sekaligus menyalurkan B30. Dari Januari hingga Mei 2021, penyaluran biosolar bersubsidi yang Pertamina lakukan mencapai 5,3 juta kiloliter. (zal)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin