Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dinkes Banjarbaru Pastikan Moderna Bukan untuk Booster Para Pejabat

miminradar-Radar Banjarmasin • 2021-09-01 14:19:55
MODERNA JADI INCARAN: Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Sinovac kepada warga Banjarbaru beberapa waktu lalu. Kini, Nakes mendapatkan booster atau dosis ketiga dari vaksin Moderna. | FOTO: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin
MODERNA JADI INCARAN: Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Sinovac kepada warga Banjarbaru beberapa waktu lalu. Kini, Nakes mendapatkan booster atau dosis ketiga dari vaksin Moderna. | FOTO: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Belakangan ini, vaksin Moderna banyak diincar pejabat sebagai booster atau dosis ketiga. Padahal, seyogiyanya vaksin asal Amerika ini diperuntukkan untuk tenaga kesehatan sebagai booster.

Kekhawatiran moderna diincar pejabat juga muncul di sejumlah daerah. Terlebih, dosisnya yang sebetulnya lumayan banyak menjadi alasan jika lumrah-lumrah saja vaksin ini disuntikkan kepada orang selain Nakes.

Di Banjarbaru, Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, Rizana Mirza menegaskan bahwa pihaknya tak akan menyuntikkan vaksin booster ini kepada pejabat. Sebab, moderna klaim Mirza memang hanya untuk booster nakes yang bertugas menanggulangi Covid-19.

"Moderna ini diutamakan dan diprioritaskan buat nakes, dia sifatnya sebagai booster atau dosis ketiga. Memang ada sebagian untuk non nakes, tetapi ini untuk mereka yang masuk kriteria tidak bisa divaksin Sinovac atau vaksin lainnya," kata Rizana.

Disinggung terkait apakah ada diincar pejabat tertentu? Rizana memastikan jika tak semudah itu bagi orang di luar nakes atau prioritas mendapatkan vaksin moderna.

"Tidak ada untuk itu (pejabat). Karena sebelumnya, kami sudah membuat fakta integritas kepada kepala fasyankes di Banjarbaru untuk menyampaikan nama-nama pegawainya yang menerima moderna, di luar nama itu tidak bisa," tegasnya.

Selain itu, sistem atau aplikasi terangnya juga secara otomatis akan menolak jika tidak masuk dalam daftar penerima yang didaftarkan. "Karena kan vaksinasi ini terintegrasi satu sistem, jadi tidak bisa sembarangan,” ujarnya.

Lantas bagaimana pengawasannya? Rizana menyebut bahwa sekarang ini dosis vaksin moderna juga masih belum mencukupi untuk seluruh Nakes yang bekerja di Banjarbaru.

"Sekarang baru ada 761 Nakes yang sudah divaksin Moderna, ini terus berproses. Total Nakes kita 2948 orang. Nah yang baru datang ada 146 vial dengan rincian satu vial bisa untuk 14 suntik, jadi kita masih kurang juga," bebernya.

Kendati demikian, tak semua nakes kata Rizana bisa serta merta disuntik Moderna. Sebab diakuinya juga banyak Nakes yang masih dan pasca tertular Covid-19 sehingga harus menunggu lagi.

"Pada intinya kita sesuai arahan bahwa ini prioritas untuk Nakes dan warga yang tidak bisa divaksin jenis Sinovac atau lainnya. Kalau untuk pejabat, Insya Allah tidak sampai kesana," tuntasnya. (rvn/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Covid-19 Corona