Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Di Kalsel, Truk Besar Makin Memperparah Rusaknya Jalan Provinsi

izak-Indra Zakaria • Selasa, 22 Maret 2022 - 19:21 WIB
RAWAN: Jalan Pangeran Hidayatullah-Sultan Adam semakin mengkhawatirkan. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN
RAWAN: Jalan Pangeran Hidayatullah-Sultan Adam semakin mengkhawatirkan. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

Jalan provinsi di kawasan Pangeran Hidayatullah-Sultan Adam semakin mengkhawatirkan. Selain tergenang, lubang-lubangnya pun bertambah besar. Kecelakaan rawan terjadi.

Contohnya, sebuah sepeda motor terjatuh dilubang menganga yang berada di tengah jalan. Untung saja tak ada kendaraan lain di belakangnya. Ini bukan kejadian pertama. “Kapan diperbaiki, apakah dibiarkan begini saja. Jangan sampai ada korban dulu baru ditangani,” keluh Herdi Aslami, salah pengendara. 

Herdi sendiri pernah hampir celaka saat malam hari. Saat itu dia tak mengetahui di bawah genangan ternyata ada lubang besar. “Mana kelihatan, saya kira jalannya mulus. Ternyata ada lubang menganga,” sebutnya. Tak hanya keluhan soal aspal yang sudah berlubang, jalan ini juga sebentar saja turun hujan, akan tergenang. Maklum, drainase tak ada. Air pun menggenangi jalan. Mirisnya, truk bermuatan besar melintas seenaknya di jalan alternatif ini.

Truk bermuatan besar ini lebih memilih jalur ini lantaran lebih nyaman dan mudah. Bandingkan dengan Jalan Gubernur Syarkawi, selain terbilang jauh, jalannya pun tak semulus dalam kota. Dampaknya, jalan dalam kota yang kelas jalannya tak untuk muatan besar, akhirnya mengalami kerusakan.

Dinas PUPR Kalsel sudah menjanjikan memperbaiki ruas Jalan Pangeran Hidayatullah-Sultan Adam ini. Sebesar Rp3,8 miliar sudah disiapkan untuk penanganan. Lalu kapan diperbaiki? Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kalsel, Yasin Toyib mengungkapkan, awal April sudah dilakukan penanganan.

Dia mengungkapkan, pemenang tender pekerjaan ruas jalan ini sudah didapat beberapa waktu lalu. “Tinggal pekerjaan awal bulan,” bebernya.

Seperti diketahui, penanganan ruas jalan ini, selain perbaikan aspal, juga membuat saluran air atau drainase agar tak terjadi lagi genangan yang membuat aspal disana rusak. Khusus perbaikan jalan, penangananya aspalnya akan ditinggikan sepanjang 450 meter. Lokasinya dari turun Jembatan Benua Anyar sampai perempatan Sultan Adam-Sungai Andai.

Sementara, untuk saluran air yang memang di area ini belum ada, akan dikerjakan sepanjang 200 meter. “Akan kami tinggikan jalan di sana agar tak tergenang lagi. Agar tidak mudah rusak, peninggian jalannya memakai agregat kelas A dengan lapisan aspal beton,” beber Yasin kemarin. (mof/by/ran)
Editor : izak-Indra Zakaria