Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

14 Korban Sudah Dievakuasi, Pencarian Korban Reruntuhan Alfamart Tetap Dilakukan

izak-Indra Zakaria • Kamis, 21 April 2022 - 19:12 WIB
BERPACU WAKTU: Proses evakuasi hari kedua korban runtuhnya bangunan Alfamart di Jln Ahmad Yani KM 14, Kecamatan Gambut, Selasa (19/4). | FOTO: BASARNAS FOR RADAR BANJARMASIN
BERPACU WAKTU: Proses evakuasi hari kedua korban runtuhnya bangunan Alfamart di Jln Ahmad Yani KM 14, Kecamatan Gambut, Selasa (19/4). | FOTO: BASARNAS FOR RADAR BANJARMASIN

Setelah melalui tahapan evakuasi sekitar 17 jam, akhirnya Basarnas Banjarmasin dan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban runtuhnya bangunan Alfamart di Jln Ahmad Yani KM 14, Kecamatan Gambut, Selasa (19/4).

Korban pertama yang ditemukan pada hari kedua evakuasi adalah Hanafi. Karyawan Alfamart Gambut itu dievakuasi dalam kondisi kritis dan dilarikan ke RSI Sultan Agung Banjarbaru, sekitar pukul 05.00 Wita. Pada siang harinya kabar duka datang dari keluarganya, Hanafi dinyatakan meninggal dunia.

Kemudian korban selanjutnya yang ditemukan bernama Misnawati sekira pukul 09.00 Wita. Lalu Akbar Ridwansyah pada 09.30 Wita. Keduanya dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Dengan temuan itu, Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi mengatakan, total korban insiden ambruknya Alfamart berjumlah 14 orang. Satu di antaranya merupakan relawan yang ikut terluka saat melaksanakan evakuasi.

“Untuk data resmi korban berjumlah sebanyak 13 orang dan 1 relawan yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Pegawai Alfamart 6 orang dan pengunjung 7 orang,” katanya.

Dari jumlah korban itu, lima di antaranya meninggal dunia. Yakni, tiga orang pengunjung dan dua pegawai Alfamart.

Setelah menemukan 13 korban dari reruntuhan, tim gabungan memprediksi tidak ada lagi korban yang terjebak. Hal itu diperkuat dari rekaman CCTV Alfamart yang telah diperiksa oleh pihak kepolisian bahwa seluruh korban sudah ditemukan.

Baca Juga :  Cari Penyebab Runtuhnya Alfamart, Korban dan Kontraktor Dihadirkan di TKP

Meski begitu, Kapolres menegaskan, operasi pencarian tetap berlangsung. Karena dikhawatirkan masih ada pengunjung lain yang tidak terdata ternyata masih ada di bawah retuntuhan. “Maka dari itu, saya imbau kepada masyarakat sekitar Gambut yang merasa keluarganya tidak kembali dalam jangka waktu 1×24 jam segera melapor,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad menuturkan, pihaknya melakukan kroscek kembali untuk memastikan bahwa di bawah reruntuhan bangunan Alfamart sudah tidak ada korban lain yang masih tertinggal.

“Kami juga berharap apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya agar bisa melapor secepatnya ke aparat setempat atau posko aduan yang berada di sekitar lokasi kejadian,” tuturnya.

Dia menyebut, saat ini pihaknya masih menyiagakan tim rescue di posko untuk sementara, dengan beberapa kemungkinan apabila nanti ada laporan atau informasi susulan dari masyarakat terkait insiden tersebut.

“Beberapa anggota Basarnas ada yang kami istirahatkan sejenak, mereka terlihat letih karena sejak kemarin petang bahu-membahu bersama unsur potensi SAR Gabungan lainnya berusaha menjangkau dan mengevakuasi seluruh korban yang terjebak di reruntuhan,” paparnya.

Baca Juga :  Cerita Korban Selamat Reruntuhan Alfamart: Bertahan dengan Baterai 1 Persen

Selaku Kepala Basarnas Banjarmasin dan mewakili seluruh tim SAR Gabungan yang bertugas, Amrad mengucapkan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban atas kejadian tersebut. “Duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia, semoga para korban diberikan tempat terbaik disisihNya,” ucapnya.

Selanjutnya, dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh unsur potensi SAR Gabungan, seperti TNI/POLRI, Instansi Pemerintah, Organisasi Swadaya Masyarakat, Organisasi Kemanusian dan para relawan lainnya yang dengan semangat menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, bbersama-sama melaksanakan tugas operasi SAR sampai tuntas.

Sementara itu, meski Tim SAR dan para relawan sudah berhasil mengevakuasi 14 korban, namun Polda Kalsel punya data yang berbeda. Dalam konferensi pers yang digelar kemarin, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochammad Rifai menyatakan sebenarnya ada 16 orang dalam reruntuhan itu. ” Dari 16 korban yang disampaikan kemarin, diduga ada 2 orang yang masih belum ditemukan,” ucapnya.

Apa yang menyebabkan bangunan ini runtuh? Polda mengaku masih melakukan penyelidikan dan pencarian. Empat orang saksi sudah diperiksa. Dua dari manajemen dan dua orang dari korban. “PaK Kapolda juga sudah meminta bantuan dari tim Labfor dari Surabaya,” terangnya. (ris)

 

 
Editor : izak-Indra Zakaria