Pada hari kedua menjabat Pj Bupati Tanah Laut (Tala), Syamsir Rahman blusukan ke Pasar Tapandang Berseri Pelaihari, Jumat (22/9) pagi.
Dalam kesempatan itu, Syamsir didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala H Zainal Abidin serta pejabat teras Pemkab Tala.
Sebelum blusukan, Syamsir terlebih dahulu mengunjungi Terminal Tanah Habang, sembari berinteraksi dengan para pelajar di sana.
Kemudian dilanjutkan dengan blusukan ke los-los pasar. Di sana dia menyempatkan berbincang-bincang dengan beberapa pedagang, seperti pedagang sembako, kue basah, pentol, dan buah-buahan.
Tak lupa, Syamsir juga membeli dagangan mereka untuk dibagikan ke masyarakat.
Lelah berjalan kaki, Syamsir pun mengajak masyarakat setempat dan rombongan untuk minum jamu.
Usai minum jamu, dia menyempatkan diri menonton masyarakat yang sedang main catur dan memberikan sejumlah uang kepada mereka.
Usai kegiatan, Syamsir mengungkapkan blusukan yang mereka lakukan dalam rangka persiapan penilaian adipura di akhir September ini. “Kita ingin melihat secara langsung bagaimana kondisi Pasar Tapandang Berseri,” ucapnya.
Syamsir pun menyoroti tata kelola sampah di pasar itu. Dia ingin, kedepannya ada peningkatan kebersihan. Caranya dengan monitoring atau pengontrolan oleh petugas terhadap kondisi TPS (tempat penampungan sampah sementara).
“Kita ketahui semua, TPS di pasar jumlahnya terbatas, pastinya sampah akan meluber keluar. Maka harus dilakukan kontrol oleh Dinas Pasar (Diskopdag), paling tidak dua jam sekali,” ujarnya.
Jadi apabila TPS sudah penuh walau belum waktunya, petugas harus mengangkutnya. Tak perlu menggunakan truk, karena pikap juga bisa. “Tak ada alasan belum jamnya. Itu sudah tugas,” tegasnya.
Dijelaskan Syamsir, tim penilai adipura tak hanya menilai saat mereka datang, melainkan mereka geraknya senyap. Maka dari itu masalah kebersihan pasar ini menjadi penting.
“Kenapa penilaian adipura ini menjadi penting, karena itu adalah pembuktian Pemkab Tala memang betul-betul menjaga kebersihan pasar bersama masyarakat,” terangnya.
Jadi apabila TPS sudah penuh walau belum waktunya, petugas harus mengangkutnya. Tak perlu menggunakan truk, karena pikap juga bisa. “Tak ada alasan belum jamnya. Itu sudah tugas,” tegasnya.
Dijelaskan Syamsir, tim penilai adipura tak hanya menilai saat mereka datang, melainkan mereka geraknya senyap. Maka dari itu masalah kebersihan pasar ini menjadi penting.
“Kenapa penilaian adipura ini menjadi penting, karena itu adalah pembuktian Pemkab Tala memang betul-betul menjaga kebersihan pasar bersama masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Kepala DPRKPLH Tala H Zainal Abidin berjanji akan menindaklanjuti setiap saran dan masukan oleh Pj Bupati.
Terkait kebersihan pasar, pria yang sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tala itu bakal melakukan koordinasi bersama Diskopdag. (sal/al/ris)