Sebuah rumah kontrakan empat pintu di Gang Karya 8 Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat hampir ambruk pada Selasa (10/10) malam. Bangunan sudah doyong ke belakang, sebagian tegel di teras juga tersingkap. Pantauan Radar Banjarmasin (11/10) siang, rumah itu sudah ditinggalkan para penghuninya.
Warga setempat, Diana menceritakan, sebelum peristiwa itu terjadi terdengar nyaring bunyi retakan. “Suara itu terdengar sore hari, mendekati malam,” kata Diana. Penghuni kontrakan pun mulai menyelamatkan barang-barangnya keluar. “Malam harinya, bangunannya sudah kelihatan miring,” ucapnya. Besoknya, kontrakan itu sudah ditinggal kosong. “Sebagian sudah pindah, mengontrak rumah di tempat lain,” pungkasnya.
Lurah Kuin Cerucuk, Haris Fadhillah turun meninjau ke lokasi bersama Bhabinkamtibmas. Ia belum tahu pasti apa penyebab ambruk tersebut, apakah tanah yang labil atau pondasi yang buruk. “Tapi alhamdulillah para penghuni sudah mengamankan barang-barang berharganya,” ucapnya.
“Selanjutnya agar pemilik kontrakan segera membongkar bangunannya. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” pinta Haris. Mengacu data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sejak Januari sampai Oktober 2023, terdata 10 peristiwa bangunan ambruk di Banjarmasin. “Ditambah laporan terbaru ini, maka sudah 11 kejadian,” kata Sekretaris BPBD Banjarmasin, Budi Fitriadi kemarin di Balai Kota.
Paling banyak terjadi pada bulan Februari. Saat itu tiga rumah dilaporkan ambruk. Lalu dua rumah ambruk pada Agustus. “Tiap bulan rata-rata ada satu kejadian. Kecuali bulan April yang tidak ada kejadian,” jelas Budi. Ditanya penyebab ambruk, Budi membeberkan hasil observasi BPBD, diduga akibat pondasi yang tak kuat menahan beban bangunan.
Dari besar bangunan yang tidak sesuai dengan ukuran dan kedalaman pondasinya. Hingga penambahan bangunan tanpa memperkuat bagian pondasi. “Berdasarkan dugaan sementara karena itu, jadi bukan karena bencana alam,” ujarnya. Syukurnya, dari belasan kejadian tidak ada korban jiwa yang tertindih reruntuhan.
Para korban kemudian didata BPBD untuk diberi bantuan oleh Dinas Sosial Banjarmasin. Untuk pencegahan, ia meminta warga rutin mengecek kondisi bangunan yang dihuninya. Jika ada retak atau miring sedikit, sebaiknya lekas diperiksa. (war/az/fud)
Editor : izak-Indra Zakaria