Kenapa Proyek Jembatan Pasar Lama Mahal? Karena Fiturnya Canggih, Pejalan Kaki Aman
izak-Indra Zakaria• 2023-10-15 08:33:34
AKSESORI: Ujung perisai yang runcing ini dianggap netizen berbahaya. PUPR berjanji akan merapikannya. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
Suara di seberang telepon terdengar serak. Suri Sudarmadiah sedang terkena flu. Namun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin itu tetap bersedia dikonfirmasi. Suri ingin menjelaskan mengapa proyek perawatan Jembatan 9 November alias Jembatan Pasar Lama bisa menghabiskan Rp11,8 miliar.
Ditegaskannya, proyek ini bukan sekadar pemasangan aksesori seperti air mancur dan lampu warna warni. “Pagarnya juga kami benahi, termasuk aspal di badan jembatannya,” ujarnya (13/10) kepada Radar Banjarmasin. Trotoar untuk pejalan kaki juga akan diperbaiki. “Agar masyarakat pejalan kaki merasa nyaman dan aman. Dan agar jembatan terlihat lebih rapi,” tekannya.
Suri lantas mengirimkan data ihwal rincian pekerjaan proyek. Seperti penggunaan cat kedap air, pemasangan air mancur, paket lampu hias jembatan tipe A, pembangunan ruang kontrol dari kontainer, dan penyambungan daya listrik 197 KVA.
Air mancur jembatan itu akan dilengkapi fitur pengendali dan audio yang canggih. Suri juga memperlihatkan video desain jembatan. Tampak air menyemprot di siri kiri dan kanan badan jembatan. Lampu hias terpasang dari jembatan sampai ke siring. Namun, ada persoalan lain. Netizen mengomentari tameng berukir yang menghiasi pagar jembatan di Banjarmasin Tengah itu. Ujungnya tampak runcing dan membahayakan.
Disinggung soal itu, Suri berjanji akan meminta kontraktor untuk merapikannya. “Sudah kami minta penyedia jasa untuk merapikan,” tutupnya. (war/az/fud)