Pembangunan taman di bawah Jembatan HKSN alias Jembatan Patih Masih terus digenjot. Sejauh ini, proyeknya diklaim sudah berjalan 50 persen. Digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, proyek itu ditarget rampung pada Desember 2023.
Anggaran yang digelontorkan, hampir Rp1 miliar. Tepatnya, Rp968 juta. Bersumber dari APBD Banjarmasin. Di lapangan, proyek pengerjaan berupa pemasangan paving blok, pengerjaan bak tanaman, urukan batu, dan lain sebagainya. Kepala Bidang Pertamanan dan Sarana Prasarana, di DLH Banjarmasin, M Fauzi Noor menjelaskan, ketika pengerjaannya rampung, taman itu bakal diresmikan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin.
Fauzi juga menerangkan, bahwa pihaknya tidak hanya pengerjaan taman Jembatan Patih Masih saja. "Tahun ini ada tiga taman lainnya yang digarap. Jadi ada empat taman. Tiga diantaranya taman baru, satu perehaban atau pembenahan taman lama," ungkapnya, Rabu (8/11), di Balai Kota. Total anggaran untuk keempat taman yang digarap, mencapai Rp5,2 miliar. Rinciannya, Rp968.920.175 untuk pengerjaan taman di bawah Jembatan HKSN alias Patih Masih. Kemudian, Rp1.637.998.612 untuk pembangunan taman di wilayah Kelurahan Sungai Andai. Rp1.035.585.000 untuk proyek taman di kawasan Jahri saleh.
Dan terakhir, pengerjaan lanjutan untuk rehab atau pembenahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja Rp1.609.174.000. Seluruh proyek yang masih dikerjakan itu, ditarget selesai tepat waktu dan bisa sesuai harapan DLH Banjarmasin. "Adapun tujuan dari pengerjaan taman ini, selain upaya memperindah wajah Kota Banjarmasin, juga memberikan tempat rekreasi bagi masyarakat," jelasnya. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria