Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dinas Bakal Beri Sanksi Tegas, Kalau Jual Beli Lapak Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin

Wahyu Ramadhan • Selasa, 5 Maret 2024 - 19:00 WIB
NGABUBURIT: Pasar Wadai Ramadan 2023 ketika digelar di Siring Pierre Tendean, kawasan Menara Pandang.  (FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN )
NGABUBURIT: Pasar Wadai Ramadan 2023 ketika digelar di Siring Pierre Tendean, kawasan Menara Pandang.  (FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN )

 

 Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin bakal menindak tegas pedagang yang nekat memperjualbelikanstan Pasar Wadai Ramadan.  

"Tindakan tegas seperti apa yang diberikan, nanti kami lihat bagaimana kesepakatan bersama pimpinan," ucap Sekretaris Disbudporapar Banjarmasin, Fitriah, Sabtu (2/3).

Pernyataan itu mengemuka, lantaran saban tahun kerap terdengar kabar miring tentang oknum pedagang yang memperjualbelikan lapak pasar wadai.Selain dengan mengeluarkan ancaman, bagaimana cara pemko mencegahnya?

Seluruh pedagang diminta menandatangani surat pernyataan. Isi surat itu, berjanji untuk tidak memperjualbelikan stan yang telah disediakan pemko secara gratis. "Proses itu dilakukan sebelum pencabutan (pengundian) nomor untuk pembagian stan," tekannya.

Surat pernyataan yang dibuat seluruh pedagang itu juga bakal dikuatkan dengan surat keputusan (SK) wali kota. Fitriah kembali menekankan, stan-stan yang dibangun di Jalan RE Martadinata itu disediakan tanpa dipungut biaya. Gratis karena telah mendapat alokasi dari APBD.

Disebutkannya, jumlah stan yang disediakan lebih dari 100 unit. Rinciannya, 89 stan untuk anggota paguyuban Pasar Wadai Ramadan, dan 41 stan untuk UMKM binaan pemko. "Kami akan betul-betul mengawasi pengggunaannya," janjinya.

Terkoneksi ke Shelter Air

Pasar Wadai Ramadan tahun ini kembali ke Jalan RE Martadinata, seberang Balai Kota. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berharap, event tersebut bisa menjadi destinasi wisata yang menarik. Menjadi tempat yang nyaman untuk menunggu waktu berbuka puasa.

"Pasar wadai adalah tradisi tahunan. Kami berharap bisa menjadi destinasi wisata," ucapnya, (2/3). "Dengan paguyuban, kami sudah berkoordinasi. Dan mereka siap mengisi. Tempat untuk UMKM juga ada. Jadi, mereka juga punya kesempatan di sana," tambahnya.

Ibnu menjamin, pasar wadai tahun ini bakal berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab kawasan pasar wadai akan dikoneksikan ke shelter air yang baru rampung dibangun. Lokasinya bersisian dengan panggung terbuka siring.

"Kelotok bisa singgah dan parkir di situ dengan nyaman. Bisa menjadi tempat mereka berbuka puasa. Dan semakin menghidupkan suasana kota," jelasnya.Terakhir, Ibnu memastikan, stan-stan yang disediakan seluruhnya gratis. "Tidak ada lagi bayar membayar. Semuanya difasilitasi pemko. Tempatnya dibuat bagus dan tidak perlu menebus," pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#banjarmasin