PULANG PISAU- Keinginan Pemkab Pulang Pisau (Pulpis) memperkenalkan pelayanan di Pelabuhan Bahaur pada momen arus mudik tahun ini kemungkinan besar akan “kandas”. Kapal Motor Penumpang (KMP) Drajat Paciran yang sejatinya melayani pemudik tujuan Pelabuhan Bahaur-Paciran Lamongan tidak berlayar di momen lebaran ini.
Hal itu menyusul keluarnya pengumuman dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Nomor.495/USH/V/ASDP.SBA-2019. Dalam pengumuman tertanggal 29 Mei 2019 itu, pihak ASDP menyampaikan bahwa KMP Drajat Paciran akan beroperasi untuk diperbantukan sebagai angkutan lebaran 2019 di lintas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi-Gilimanuk, Bali.
Usai momen arus mudik dan arus balik, KMP Drajat Paciran beroperasi kembali ke lintasan Pelabuhan Bahaur-Paciran.
Pengalihan pelayaran KMP Drajat Paciran membuat penumpang yang sudah menunggu di Pelabuhan Bahaur menelan kekecewaan. Terlebih mereka yang sudah berada di Pelabuhan Bahaur, yang datang dari daerah yang cukup jauh. Sejatinya, KMP Drajat Paciran akan berlayar melayani pemudik menuju Pulau Jawa pada Sabtu, 1 Juni mendatang. Protes pun terlontar dari beberapa penumpang.
“Mereka (protes, red) minta difasilitasi agar bisa dibawa keluar dari Pelabuhan Bahaur menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Ada puluhan calon penumpang (berangkat 1 Juni) yang sudah menunggu di pelabuhan,” kata sumber Kalteng Pos di Dinas Perhubungan (Dishub) Pulang Pisau, yang meminta namanya tidak disebutkan.
Sementara itu, Kepala Dishub Pulang Pisau Jhon Oktoberiman tak menampik adanya pengalihan tersebut. Jhon mengaku, sebenarnya pihaknya tak sependapat dengan pemberitahuan dari PT ASDP Indonesia Ferry. Terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri, jumlah pemudik yang melalui Pelabuhan Bahaur mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
“Kami sedang berupaya melakukan lobi dengan Kementerian Perhubungan dan ASDP pusat, agar KMP Drajat Paciran tetap bisa melayani pelayaran lintasan Bahaur-Paciran. Sebab, animo pemudik yang akan menggunakan KMP Drajat Paciran sangat banyak,” kata Jhon dilansir Kalteng Post.co.id.
Dengan keputusan tersebut, KMP Drajat Paciran otomatis tak melayani pelayaran angkutan penumpang dan barang dari Pelabuhan Bahaur menuju Paciran pada momen lebaran tahun ini.
Lima hari lalu, Bupati Pulpis Edy Pratowo menyampaikan bahwa KMP Drajat Paciran melayani rute pelayaran Bahaur-Paciran sebanyak dua kali dalam seminggu. Edy juga telah mengajak masyarakat Kalteng dan Pulpis agar memanfaatkan keberadaan pelayaran melalui Pelabuhan Bahaur, sebagai transportasi alternatif di tengah mahalnya tiket pesawat terbang saat ini.(art/ce/ram)
Editor : izak-Indra Zakaria