Warga Jalan G Obos Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya digegerkan dengan aksi percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) di Gerai BRI Link Jalan G Obos Kota Palangka Raya. Tepatnya di kawasan D’Lavan Cafe. Karyawan BRI Link di Jalan G Obos Sesil mengatakan, pelaku menggedor-gedor pintu belakang booth BRI Link. Sebelum pintu gerai dibuka, Sesil sempat menegur namun tak ada jawaban. Ketika dirinya membuka pintu, pelaku langsung masuk ke booth dan mengaku dari pihak kepolisian. Saat itu pelaku menyuruh Sesil untuk menutup BRI Link sementara dengan alasan bos korban terkena kasus penggelapan dana.
"Ketika saya ingin nelpon bos saya, handphone saya sempat mau diambil, karena ujar pelaku tidak boleh ada proses transaksi sementara waktu. Kemudian saya mencoba menelpon bos secara diam - diam, namun uang beserta tas saya diambil pelaku. Saya kejar pelaku dan langsung saya ambil kunci motornya," ujarnya, Selasa (4/4/2023)
Lebih lanjut Sesil menceritakan, bahwa pelaku sempat memukul dan membekap mulutnya. Korban pun berhasil mengamankan kunci motor pelaku, dan berteriak meminta pertolongan. Untung ada pasangan suami istri yang melihat peristiwa tersebut, dan menolong korban. Sementara itu, pemilik BRI Link di lokasi tersebut, Maria Magdalena mengaku mengenali pelaku percobaan pencurian uang itu. Menurutnya pelaku berinisial E, sebelumnya pernah bekerja dan menjadi karyawan menjaga BRI Link Jalan G Obos juga selama tiga bulan.
"Dulu dia pernah melakukan kesalahan fatal saat bekerja. Dia pernah mencuri uang saya, pernah menggelapkan hasil transaksi BRI Link dan pernah menaikan harga tarif BRI Link. Padahal sudah jelas ada daftar harga tarifnya," katanya.
Usai diberhentikan, pelaku dikatakan Maria Magdalena tak pernah terlihat lagi di Palangka Raya. "Dari pengakuannya dulu, dia pernah bekerja juga sebagai admin di salah satu klinik milik dokter ternama. Saya tidak tahu kenapa dia diberhentikan. Saya harap dia bisa dihukum sesuai dengan perbuatannya," pungkasnya. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria