PALANGKA RAYA – Insiden kecelakaan maut kembali mewarnai jalanan Kota Palangka Raya pada Rabu (25/3) dini hari. Sebuah sepeda motor Honda Supra Fit menghantam bagian belakang truk box yang sedang terparkir di bahu jalan Tjilik Riwut Km 4, tepat di depan Gudang Aice, Kelurahan Bukit Tunggal. P
eristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara sopir truk yang terlibat justru melarikan diri dari lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Sholihul Amin, pengendara motor dengan nomor polisi KH 255* NA. Sebelum dinyatakan wafat, korban sempat mendapatkan penanganan medis darurat di rumah sakit akibat benturan keras yang dialaminya. Sementara itu, rekan korban yang dibonceng, Anggi Setiawan, dilaporkan selamat namun harus menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya. Kondisi sepeda motor korban sendiri mengalami kerusakan parah pada bagian depan akibat menghujam badan truk.
Kapolresta Palangka Raya melalui Kasatlantas Kompol Egidio Sumilat menjelaskan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengendara motor saat melaju dari arah Tangkiling menuju Bundaran Besar. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar ketika melihat ada truk box yang sedang berhenti di bahu jalan. Namun, pihak kepolisian menyayangkan tindakan sopir truk yang memilih memacu kendaraannya meninggalkan lokasi sesaat setelah tabrakan terjadi.
Saat ini, Satlantas Polresta Palangka Raya tengah melakukan pengejaran dan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi identitas kendaraan serta pengemudi truk box tersebut. Kompol Egidio Sumilat mengeluarkan imbauan tegas agar sopir truk segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian juga mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada jam-jam rawan dini hari di mana faktor kelelahan dan visibilitas sering menjadi penyebab utama kecelakaan fatal.(*)
Editor : Indra Zakaria