Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rayakan HPSN, Pegadaian Resmikan Bank Sampah

Wawan-Wawan Lastiawan • Senin, 25 Maret 2019 - 23:34 WIB
Photo
Photo

BALIKPAPAN -  PT Pegadaian (Persero) melalui program kebersihan meresmikan Bank Sampah. Acara digelar di Lapangan Merdeka Balikpapan, Minggu (24/3) pagi bersama ribuan warga yang datang ke Car Free Day (CFD). 

Kegiatan itu diresmikan dengan penandatangan plakat monumen gade yang akan dibangun di Taman Melawai 2 Balikpapan oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus melaunchingkan Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang pengurangan produk atau wadah plastik sekali pakai.

Pemimpin Kantor Wilayah (Kanwil) IV PT Pegadaian (Persero) Balikpapan Edy Purwanto mengatakan, kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). 

Tujuannya untuk membantu pengelolaan bank sampah di Balikpapan. Perseroan memberikan CSR berupa satu unit mobil pikup sampah, mesin pencacah plastik kapasitas 5 ton, taman the gade clean & gold, timbangan sampah 10 unit, penimbangan sampah dan gerobak sampah dorong 10 unit yang diserahkan kepada Bank Sampah Induk (BSI) dan Bank Sampah Unit (BSU).

“Upaya tersebut merupakan suatu langkah dalam upaya menyehatkan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang benar. Dan memberikan nilai di mana sampah yang dikelola dan dipilah bisa dijual ke bank sampah. Kemudian hasilnya ditabungkan di pegadaian dengan tabungan emas pegadaian,” kata Edy.

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), volume sampah di kota Balikpapan dengan luas wilayah administrasi sebesar 50.333 km2 dengan jumlah penduduk terbesar 636 jiwa. Ini dinilai tinggi, terdiri dari jumlah sampah tidak terkelola sebesar 3.0 ton per harinya dan jumlah sampah ditimbun di TPA sebesar 35.324 ton per hari.

“Tim dari Pegadaian membentuk rumah-rumah pengelolaan sampah di pool. Kemudian masyarakat dilatih memilah sampah organik dan non-organik. Lalu disetor, ditimbang, diproses, diolah dan yang terakhir ditukar dengan tabungan emas,” ujarnya.

Program bersih-bersih pegadaian, Lanjut Edy, merupakan kegiatan untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat dalam memilah sampah untuk dikonversi menjadi tabungan emas Pegadaian. Kegiatan memilah sampah ini dinilai dapat menjadi salah satu cara yang efektif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga dan mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan sekaligus sebagai upaya meningkatkan sumber kehidupan warga dari pemanfaatan sampah.

“Program ini akan memberikan sebuah pembelajaran kepada seluruh lapisan masyarakat Balikpapan mulai dari kalangan pelajar hingga orang tua. Pelajaran tentang berinvestasi emas di Pegadaian seraya dengan menjaga kebersihan lingkungan,” timpalnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut masih dalam suasana HUT Kota Balikpapan ke 122 tahun. dalam kegiatan tersebut hadir pula Danlanal Balikpapan Wahyu Cahyono ST MM dengan memberikan komitmennya untuk membersihkan teluk Balikpapan dari sampah – sampah yang berserakan diperairan pantai. (adv/pro25/one)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#Advertorial