TANA PASER – Bisa berkendara bukan menjadi satu-satunya syarat untuk bebas mengemudikan kendaraannya sesuka hati. Jika berkendara tidak memperhatikan etika dan tidak tertib, berpotensi menimbulkan Kecelakaan lalu lintas, seperti yang terjadi di Jalan Untung suropati Desa Jone Km 3 Kecamatan Tanah Grogot. Karena kejadian ini mengakibatkan dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit.
Kasatlantas Polres Paser AKP Dodik Hartono mengatakan, etika berkendara itu mutlak diperlukan. Tujuannya adalah untuk menghormati, menghargai dan menjaga keselamatan orang lain. Kebanyakan pemakai jalan jarang yang punya motto sedia payung sebelum hujan, biasanya kehujanan dulu baru pakai payung. Nah, demikian pula dengan pengendara sepeda motor yang belum beretika.
“Kita tidak pernah tahu dan tidak pernah mau celaka. Tetapi kalau bisa dicegah, kenapa tidak? Disiplin berlalu lintas bukan hanya milik petugas kepolisian, tetapi milik kita semua agar selamat sampai di tujuan,” ujar mantan Kasatlantas Polres PPU itu kepada Balikpapan Pos, belum lama ini (26/1).
Ditanya kejadian lakalantas yang terjadi di Jalan Untung Suropati, Dodik membeberkan pengendara sepeda motor Honda Verza dengan nopol KT 4755 ET yang dikemudikan Saiful Anwar berjalan dari arah Padang Parapat menuju Tanah Grogot, lalu ada pengendara sepeda motor Yamaha Mio tanpa nopol yang dikendarai Anita Julianti berjalan dari arah Tanah Grogot menuju Padang Parapat. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) yang mana jalan lurus, Anita menyalip mobil yang berada di depannya. Dia tidak memperhatikan kendaraan Saiful dari arah depan, karena sudah dekat kecelakaan tak dapat dihindari. Korban kecelakaan dibawa ke RSUD Panglima Sebaya untuk mendapatkan perawatan medis.
“Berdasarkan hasil olah TKP, penyebab utama terjadinya lakalantas adalah pengendara kurang hati-hati, tidak tertib, dan kurang konsentrasi. Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi pengendara untuk tertib dan perhatikan etika dalam berkendara, karena kita berkendara di jalan raya tidak sendirian, ada pengguna jalan lain,” tutup Dodik Hartono. (ian/cal)
Editor : amir-Amir KP