BALIKPAPAN-Mulai Rabu (29/5) hari ini, Operasi Ketupat Mahakam 2019 digelar. Seluruh personel yang terlibat akan menempati pos-pos yang telah didirikan. Untuk Satlantas Polres Balikpapan, ada dua pos pelayanan yang menjadi atensi selama Operasi Ketupat ini.
Yaitu, pos pelayanan Jalan Soekarno-Hatta Km 5,5 dan Km 10 Karang Joang, Balikpapan Utara. Hal ini karena jalur itu merupakan jalur arus mudik maupun balik setelah Lebaran serta dianggap rawan lakalantas serta kemacetan.
“Penempatan pos pelayanan ini sudah strategis sesuai analisis kami. Karena di situ merupakan lokasi titik jenuh pengendara saat mudik, jadi kami tempatkan personel untuk membantu di sana,” ujar Kasat Lantas Polres Balikpapan AKP Noordhianto, kemarin.
Lanjut dirinya memaparkan, penempatan pos pelayanan ini berdekatan dengan sejumlah fasilitas umum, seperti rumah makan, tempat beribadah, pusat perbelanjaan, apotek, puskesmas 24 jam, hingga pemadam kebakaran. Untuk itu, pihaknya melengkapinya dengan menyediakan mobil derek, bengkel, rest area, bilik kesehatan, serta alat pijat untuk menghilangkan rasa lelah selama berkendara.
“Menempatkan pos pelayanan tersebut menentukannya dengan melihat lokasi-lokasi titik jenuhnya pengendara. Misalnya, dari Kukar dan Samarinda. Ketika melintas di Balikpapan, kami hitung ya lokasi tepatnya di Km 10,” papar dia.
Di sana, tandas Kasat Lantas, memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat. “Begitu juga dari arah Banjarmasin, Grogot, Paser yang mengarah ke Samarinda melintasi Balikpapan, itu titik jenuhnya di sekitaran itu,” urainya.
Sementara di Km 5,5, urai Noordhianto, penebalan personel Satlantas dilakukan lantaran dua simpangan yang ada, yaitu simpang Pasar Buton dan Kariangau, menjadi langganan kemacetan saat volume kendaraan meningkat.
“Karena itu salah satu titik (simpang Kariangau, Red) crowded, sehinggamenjadi satu perhatian khusus. Jadi fokusnya di dua pos pelayanan tersebut,” pungkasnya. (pri/yud/k1)
Editor : adminbp-Admin Balpos