BALIKPAPAN- Warga RT 32 Keluruhan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, melaksanakan kerja bakti massal (KBM) membersihkan sampah-sampah yang terdapat di pesisir. Untuk diketahui RT 32 yang dikenal dengan nama Kampung Pinisi, berada di kawasan pesisir.
Nah, hamparan sampah yang diperkirakan sudah ada sejak dalam satu pekan terakhir disebabkan karena musim angin selatan.
“Ini sampahnya sudah sekitar lima hari. Saya perhatikan semakin hari kok semakin banyak. Ini juga kebetulan musim angin selatan, sehingga sampah menumpuk di daerah tepi pantai atau pesisir,” kata Ketua RT 32 Klandasan Ilir Sri Rahayu saat diwawancarai awak media ini disela-sela kegiatan, Minggu (21/7).
Sri menegaskan, sampah yang terdapat di lingkungannya merupakan sampah kiriman, bukan karena warganya yang membuang atau tak taat membuang sampah pada tempatnya. Dia pun menerangkan, sampah yang terhampar hingga di kolong rumah warga itu terlihat memang sampah yang telah lama berada di laut.
“Kelihatan sih sampah lama, karena sudah tak ada yang utuh. Dari dasar juga dan akhirnya numpuk, kebetulan tak ada juga hujan, huingga tertahan di muara,” terangnya.
Saat KBM dilaksanakan, warga terbantu dengan air laut yang sedang pasang. “Dari lima hari belakangan ini, saya pantau sampahnya semakin banyak tiap harinya. Nah, kebetulan hari ini (kemarin) air laut lagi pasang. Jadi mempermudah kami dalam kegiatan KBM ini,” jelasnya.
Kegiatan KBM yang dilakukan kemarin itu, mulanya hanya sekadar melakukan bersih biasa, hanya untuk membuat saluran air, karena terdapat sampah yang tertahan.
“Rencananya sih hari ini (kemarin, Red.), bagaimana membuat saluran air karena tertahan itu. Supaya air dari atas tak menggenang dan tidak menjadi sarang nyamuk. Tapi, karena antusias warga, alhamdulillah sangat luar biasa hingga bisa sekalian diselesaikan.Mudahan minggu depan tidak ada lagi, soalnya sudah terangkut semua,” pungkasnya.
Dalam KBM itu turut melibatkan satuan petugas (Satgas) Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pihak Kecamatan Balikpapan Kota, Kelurahan Klandasan Ilir, Karang Taruna dan LPM. Dari pantauan awak media ini, para pegiat sangat bersemangat membersihkannya, meskipun harus disertai dengan hujan deras. Bahkan anak-anak sekitar sangat riang terlibat KBM, dimana membantu membawa sampah menggunakan gerobak menuju ke mobil sampah milik DLH. (wal/cal)
Editor : adminbp-Admin Balpos