BALIKPAPAN-Adakah pihak yang akan dituntut untuk bertanggung jawab atas kematian dua murid SDN 005 Balikpapan Timur (Baltim), Geri dan Alpiansyah? Kedua bocah itu tewas tenggelam saat berenang di kubangan dekat Stadion Batakan. Warga menyayangkan mengapa kubangan yang tergenang air bercampur lumpur itu dibiarkan terbuka. Polisi hingga kemarin masih menggali informasi dari sejumlah saksi terkait kematian kedua bocah tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Timur, Iptu Gindo Panjaitan mengatakan, pihaknya telah memanggil empat orang saksi dalam perkara ini. Mereka merupakan teman-teman korban, kemudian pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Stadion Batakan.
“Sudah ada empat orang saksi yang kami mintai keterangan. Baik yang melihat langsung kejadian, seperti teman-teman korban, juga pihak UPT Batakan serta yang lainnya,” ujar Panjaitan, Minggu (11/8) siang.
Apakah ada kemungkinan tersangka dalam kasus ini? Ditanya begitu, Panjaitan mengatakan belum bisa menyampaikannya. Dia menyarankan agar menanyakan langsung ke kapolres jika ingin mengetahui lebih dalam.
Terpisah, Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan bersama Polsek Balikpapan Timur. “Belum tahu, tapi yang pasti sampai saat ini masih kami lakukan penyelidikan. Masih memintai keterangan para saksi,” terangnya.
Jeremiah Situmorang alias Geri (11), warga Jalan Ar Rahman, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur; dan Alpiansyah (11), warga Jalan PJHI Batakan, Balikpapan Timur, tewas tenggelam di kubangan yang berada di seputaran Stadion Batakan, Kamis (9/8).
Mereka datang ke lokasi bersama teman-temannya untuk bermain-main. Saat temannya bermain sepeda, Geri dan Alpiansyah turun ke kubangan. Rekan-rekannya yang lain sempat melihat keduanya tengah berenang. Begitu sampai di tengah, mereka sudah tidak tampak. Warga yang datang ke lokasi sekitar melakukan pencarian secara manual dan menemukan keduanya.
Pihak Puskesmas Manggar Baru yang tiba di lokasi dan memeriksa kondisi korban menyatakan keduanya telah tak bernyawa. Sejumlah warga menyesalkan kematian dua bocah tadi dan menuntut agar kubangan dekat Stadion Batakan segera dipagar, supaya tak lagi ada korban jiwa yang jatuh. (gan/yud/k1)
Editor : adminbp-Admin Balpos