BALIKPAPAN - Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab seorang pria berinisial AT (49) tewas tergantung di sebuah pohon di kawasan Kampung Toraja, RT 10 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur pada Selasa (17/11) sekira pukul 11.30 Wita. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian TA, apakah murni bunuh diri dengan cara gantung diri atau ada penyebab lainnya.
Di mana sempat terjadi kejanggalan di tempat kejadian perkara (TKP) lantaran posisi tergantungnya korban hampir menapak tanah. Namun dari tim inafis Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan setelah melakukan pemeriksaan sejumlah fakta yang ada di tubuh korban.
"Sementara masih terus diselidiki kepolisian. Belum kita ketahui sebab masih didalami, saksi-saksi juga diperiksa," kata Kapolsek Balikpapan Timur Kompol FX Hartanta melalui Kasat Reskrim Iptu Mulyono, kemarin.
Meski begitu, informasi dari masyarakat bahwa korban dikenal sangat baik. Bahkan warga seolah tidak percaya korban mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu. Sebab sejauh ini korban hampir tidak pernah menceritakan atau mengeluh masalah pribadinya. "Nggak ada sih Pak, dia orangnya baik kok, nggak ada masalah juga sama yang lain. Nggak pernah juga bertengkar," kata Ketua RT 10, Andarias Appi di lokasi kejadian.
Bahkan sebelum mengakhiri hidup, korban sempat tersenyum kepada warga sekitar yang melihatnya berjalan ke lokasi kejadian. Saat itu korban yang berjalan ke arah hutan tak jauh dari tower telekomunikasi ini digonggongin anjing, sontak warga melihatnya. Korbanpun melayangkan senyum terakhirnya ke warga tersebut seolah tidak ada masalah apapun.
"Dia sempat senyum kok sama warga itu, karena pas dia jalan kesini itu dia digonggongi anjing. Jadi warga melihat, terus dia senyum. Jadi kami pikir nggak ada apa-apa," tambahnya.
Senada dengan Jeny, tetangga korban. Ia megatakan bahwa korban merupakan warga lama yang dikenal baik dan tak pernah mengeluh. Bahkan Jeny sendiri tak percaya kalau korban mengakhiri hidup dengan cara seperti ini.
"Baik-baik aja kok dia itu, nggak pernah kami lihat dia ada masalah. Jadi saya sendiri kaget pas istrinya cariin dia, awalnya malah saya anggap nggak ada apa-apa, eh sekalinya warga pada nyariin dan ditemukan diatas situ tergantung," ungkap Jeny.
Diberitakan sebelumnya, warga RT 10 Komplek Toraja, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur dikejutkan dengan adanya penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di hutan pada Selasa (17/11) sekira pukul 11.30 Wita. Korban diketahui berinisial AT (49) ditemukan tergantung di sebuah pohon mengenakan kaos hitam. Hal tersebut diketahui bermula saat istri korban berinisial DM mengetahui suaminya keluar rumah pada pagi hari mengenakan celana pendek dan kaos hitam. Korban keluar tanpa membawa HP ataupun kendaraan. Kecurigaan mulai muncul saat tengah hari korban tak kunjung tiba. Sang istri pun mencari disekitar lingkungan rumahnya dan menanyakan kepada warga dibantu anak-anaknya.
Ketua RT 10 Komplek Toraja, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur Andrias Appi (58) mengatakan, korban sebelumnya sempat mengatakan bahwa dirinya hendak mengambil dana Bantuan Sosial Tunai (BST) pada Senin (16/11) yang baru akan diambil pada Selasa (17/11). Appi tidak ada rasa curiga dan turut senang korban mendapat BST tersebut. Namun pada hari kejadian, ia terkejut saat anak korban datang menanyakan keberadaan ayahnya.
"Saya kaget didatangin anaknya katanya bapaknya belum pulang. Jadi kami mencari-cari sama sama warga," ujar Appi di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi warga sekitar, korban terlihat berjalan ke arah hutan yang tak jauh dari tower operator seluler. Saat itu korban sempat digonggongi anjing, namun diusir oleh korban. Bahkan korban sempat tersenyum kepada warga yang melihatnya itu.
"Kata warga dia jalan ke tower, terus sempat digonggongin anjing tapi langsung diusirnya. Dia senyum-senyum aja sama warga makanya berdasarkan keterangan warga itu kita cari ke arah sini," tambah Appi.
Setelah dilakukan pencarian, terjadi kehebohan. Sebab korban ditemukan di dalam hutan dalam kondisi leher terikat tali tergantung di pohon. Warga pun geger mendengar kabar adanya penemuan seorang pria yang tewas gantung diri. Saat media ini tiba di lokasi kejadian, tampak kaki korban masih menapak ke tanah dengan tangan seperti menggenggam.
"Kita cari-cari akhirnya ketemu. Dia tergantung di pohon. Kita cek ternyata udah nggak ada, jadi saya minta jangan diapa-apain, biar polisi yang periksa," ungkap Appi.
Warga melapor ke Bhabinkamtibmas dan meneruskannya ke Polsek Balikpapan Timur. Saat dikroscek ke TKP, bahwa benar korban ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan tergantung. Polisi langsung memanggil Tim Inafis Polresta Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan.
"Kami mendapat informasi dari Bahinkamtibmas terus kami cek ternyata memang benar. Makanya kami lapor ke Inafis untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara ini masih dalam penyelidikan," tutur Kapolsek Balikpapan Timur Kompol FX Hartanta melalui Kanit Reskrim Iptu Mulyono. (yad/ono)
Editor : izak-Indra Zakaria