Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Penerapan Kurikulum Merdeka Bertahap, Tahun Pertama untuk SD Kelas 1 dan Kelas 4

izak-Indra Zakaria • 2022-07-16 11:39:52
Photo
Photo

Mulai Senin (18/7) mendatang, sekolah mulai menerapkan Kurikulum Merdeka. Untuk tahap awal terbatas. Di jenjang SD hanya untuk siswa kelas 1 dan 4.

 

BALIKPAPAN – Sesuai instruksi Kemendikbudristek, sekolah akan memulai penerapan Kurikulum Merdeka pada 18 Juli. Terhitung Tahun Ajaran 2022/2023. Namun, tak seluruh siswa langsung merasakan Kurikulum Merdeka. Sebab, penerapannya masih bertahap di kelas tertentu.

Pemerintah resmi mengumumkan Kurikulum Merdeka akan mulai digunakan pada tahun ini. Lahirnya Kurikulum Merdeka merupakan kelanjutan dan penyempurnaan dari kurikulum yang ada terdahulu. Sebelumnya, dikenal istilah Kurikulum Prototipe yang merupakan cikal bakal dari Kurikulum Merdeka.

Ketika kasus pandemi Covid-19 sudah landai, maka ada pemulihan pembelajaran. “Pemerintah melalui badan standar kurikulum dan asesmen pendidikan meluncurkan Kurikulum Merdeka sebagai bentuk kebijakan Kemendikbudristek,” kata Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdikbud Balikpapan, Triyuni Astuti.

Dia menjelaskan, materi Kurikulum Merdeka sudah disampaikan kepada guru. Misalnya untuk SD, Kurikulum Merdeka akan berlaku kepada siswa kelas 1 dan kelas 4. “Karena itu kelas lainnya tetap menggunakan Kurikulum Darurat. Ada Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP),” tuturnya.

Tri menuturkan, penerapan Kurikulum Merdeka harus berjalan secara bertahap. Semua tidak bisa dilakukan sekaligus bersamaan. Jika tahun ini kelas 1 dan kelas 4 mengikuti Kurikulum Merdeka, maka tahun depan giliran kelas 2 dan 5. Begitu pula tahun selanjutnya untuk kelas 3 dan 6.

“Paling tidak butuh waktu 3 tahun untuk bisa seluruh kelas menggunakan Kurikulum Merdeka. Jadi harus bertahap, tidak bisa cepat dan perlu waktu,” ucapnya. Dia menambahkan, seluruh sekolah di Kota Beriman telah siap menerapkan Kurikulum Merdeka. Kalau pun ada yang belum menggunakan jumlah sekolah hanya sedikit sekali.

Pihaknya melatih guru melalui Balai Guru Penggerak dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan. Sehingga, sekolah sudah siap menerapkan menggunakan materi Kurikulum Merdeka pada awal tahun ajaran baru. “Sesuai instruksi Kemendikbudristek, mulai 18 Juli sekolah sudah menggunakan Kurikulum Merdeka,” tutupnya. (ms/k15)

 

DINA ANGELINA

dina.angelina@kaltimpost.co.id

Editor : izak-Indra Zakaria