Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Baltim Akan Terealisasi di 2024

izak-Indra Zakaria • 2023-10-16 11:36:47
Suriani
Suriani

 Bak gayung bersambut, mimpi warga di wilayah Balikpapan Timur agar berdirinya sebuah Rumah Sakit Umum (RSU) tipe D bakal segera terealisasi di 2024 mendatang. Hal ini diungkapkan anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Suriani, Jumat (13/10)

Kabar tersebut diketahui setelah sebelumnya sempat dilakukan rapat pembahasan bersama Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dengan DPRD Balikpapan,  dalam hasil rapat diusulkan anggaran sebesar Rp.30 miliar untuk pembangunan rumah sakit jenis tipe D.

Untuk lokasinya pembangunannya kata dia berada di depan Polsek Balikpapan Timur, bukan di lokasi Puskesmas Lamaru. “Lokasi itu merupakan asset milik Pemkot Balikpapan dengan luasan 3-5 hektar,” sebutnya.

Menurutnya, pembangunan itu sudah disuarakan masyarakat pada 2010. Sebab, di sana tidak ada rumah sakit hanya klinik dan puskesmas saja. “Jadi paling tidak kita inginnya rumah sakit harus dibangun. Bahkan detail engineering design (DED) juga sudah ada,” terangnya.

“Saat warga Baltim harus mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit ini agak keseulitan karena jaraknya agak jauh. Ada beberapa kasus saat pasien hendak dibawa menuju Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) karena jaraknya cukup jauh akhirnya meninggal di perjalanan. Jika dengan berdirinya rumah sakit di wilayah ini tentunya dapat memudahkan warga setempat. Apalagi keinginan itu sudah lama diusulkan oleh warga dan telah di bahas sebelumnya antara DPRD Balikpapan dan Pemkot. Alhamdulillah 2024 dipastikan sudah mulai dibangun,” terang Suriani.

Lanjutnya lagi, salah satu alasan lainnya untuk pembangunan rumah sakit tersebut adalah melihat jumlah penduduk di Baltim yang terus bertambah, terlebih lagi terdapat beberapa lokasi objek wisata andalan Balikpapan, sehingga berbanding lurus jika harus dibangun rumah sakit di kawasan tersebut.

“Saat ini kalau tidak salah jumlah penduduk di sana sudah 90.258 ribu jiwa, sehingga wajib terbangun rumah sakit. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi,” jelasnya. (day/han)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria