Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dapat Perbaikan hingga Pelebaran

uki-Berau Post • 2022-07-27 21:20:53
BAKAL DITANGANI: Salah satu titik jalan di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua yang membutuhkan perhatian dari Pemkab Berau.
BAKAL DITANGANI: Salah satu titik jalan di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua yang membutuhkan perhatian dari Pemkab Berau.

MARATUA – Masyarakat di Kecamatan Maratua mengeluhkan mulai banyaknya ruas jalan yang belubang. Hal tersebut mendapat tanggapan dari  Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi.

 

Dirinya menjelaskan, perbaikan jalan yang ada di Kecamatan Maratua masih terus berjalan dan prosesnya sudah dalam tahap selesai lelang.

 

“Tahap lelang sudah selesai, di pekan depan jika tidak ada kendala sudah masuk dalam tahap tanda tangan kontrak,” ujarnya kepada Berau Post kemarin (26/7).

 

Menurut Junaidi, paket pengerjaan badan jalan di Kecamatan Maratua tersebut merupakan penanganan perbaikan pada lokasi jalan yang rusak. Panjang ruas jalan yang diperbaiki sekitar 5,8 Kilometer antara Kampung Teluk Harapan hingga Kampung Payung-Payung.

 

"Yang kami perbaiki tidak hanya jalan saja, tetapi termasuk juga pengerjaan pelebaran jalan sepanjang 0.75 Kilometer pada kedua sisi jalan kearah Kampung Bohe Silian. Pengerjaan tersebut merupakan lanjutan penanganan kita yang lalu,” jelasnya.

 

Estimasi pengerjaan perbaikan jalan direncanakan selama 150 hari kalender atau lima bulan kerja. Selain itu, nilai kontrak pengerjaan perbaikan jalan di Kecamatan Maratua memakan dana sebesar Rp 2,01 Miliar yang bersumber dari anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2022.

 

“Lelang sudah selesai, tinggal tanda tangan kontrak. Semoga bulan depan bisa kita mulai pengerjaan. Kita menggunakan anggaran dari Bankeu Pemprov,” katanya.

 

Junaidi berharap, pengerjaan perbaikan dan pelebaran jalan bisa berjalan dengan lancar, sesuai target dan sesuai dengan yang direncanakan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan adanya ganguan cuaca menjadi kendala yang selalu dihadapi pada saat pengerjaan. “Kami harap pengerjaan bisa sesuai dengan perencanaan kita,” pungkasnya.

 

Beberapa waktu lalu, Kepala Kampung Payung-Payung, Rico meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bisa kembali meninjau kondisi jalan yang ada dan segera memperbaikinya lagi.

 

Menurutnya, perbaikan jalan itu cukup penting untuk dilakukan, selain karena kampungnnya memang menjadi salah satu pintu masuk wisatawan khususnya via udara, perbaikan tentu untuk memberi rasa nyaman dan aman bagi siapapun yang melintas.

 

“Sudah banyak jalan yang rusak dan berlubang. Saya dan masyarakat di sini tentu berharap kerusakan bisa segera diperbaiki,” ujarnya.

 

Apalagi disebutkannya juga, selama bermunculannya lubang-lubang itu tak jarang pengendara mengalami kecelakaan. Kondisi itu juga diperparah jika malam hari, karena di sepanjang jalan memang tanpa ada penerangan jalan umum (PJU) sehingga kondisinya cukup gelap.

 

“Tentu hal yang seperti ini (kecelakaan, red) yang sangat kita hindari, apalagi jika itu dialami wisatawan karena tidak hapal di mana aja jalan yang rusak. Takutnya kondisi itu bisa merusak kesan wisatawan untuk datang atau merekomendasikan teman-temannya untuk ke Maratua lagi,” sebutnya.(aky/arp)

Editor : uki-Berau Post
#infrastruktur