Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kipas Angin di Ruangan Kepala Sekolah Raib

uki-Berau Post • 2022-12-28 02:35:06
LACI MEJA: Kepala SMK Sehat Persada Lucyana saat memperlihatkan laci yang dibobol oleh pelaku pencurian, pada Selasa (27/12).
LACI MEJA: Kepala SMK Sehat Persada Lucyana saat memperlihatkan laci yang dibobol oleh pelaku pencurian, pada Selasa (27/12).

TANJUNG REDEB – Aksi pencurian terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sehat Persada di Jalan Gunung Panjang, Tanjung Redeb. Kipas angin di ruangan kepala sekolah pun raib dibawa lari.

Kepala SMK Sehat Persada, Lucyana mengatakan, adanya aksi pencurian diketahui saat penjaga sekolah melakukan pengecekan pada pukul 05.30 Wita. Di mana posisi pintu gerbang dan pintu kantor sudah terbuka semua.

“Semua pintu sudah terbuka, tralis pintu juga terlihat seperti didorong paksa, sehingga penggait gemboknya bengkok,” ujarnya kepada awak media, Selasa (27/12).

Dalam aksi pencurian tersebut, diketahui hanya ruangan kepala sekolah yang berhasil dibuka oleh pelaku. Namun, pintu lainnya tidak berhasil dibuka oleh pelaku.

“Ada bekas cungkilan mereka di beberapa pintu yang tidak berhasil dibuka. Dan hanya ruangan saya (ruangan kepala sekolah, red) yang bisa dibuka dan dibuat berantakan oleh pelaku, karena mencari barang yang berharga,” katanya.

Beruntung, dalam kejadian ini pihak sekolah tidak mengalami kerugian yang banyak. Pasalnya, di dalam kantor tidak ada barang yang berharga.

“Hanya satu kipas angin yang hilang, tetapi memang semua ruangan berantakan karena semua berkas diacak-acak oleh pelaku,” paparnya.

Akibat kejadian ini, dirinya juga sudah menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian pencurian tersebut. Pihak kepolisian juga sudah mendatangi sekolah dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti dan jejak pelaku.

“Menurut informasi yang kami terima mereka (pihak kepolisian) akan mencari bukti dari beberapa rekaman CCTV yang ada di rumah warga sekitar sekolah, karena memang sekolah tidak memiliki kamera CCTV,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini dirinya berharap pihak berwajib segera menemukan pelaku, agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi.

“Memang kerugian kami hanya di bawah Rp 1 juta, tetapi yang ditakutkan jika tidak segera ditindak para pelaku akan melakukan hal yang sama ke sekolah lain,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Berau, Iptu Ardian Rahayu Priatna mengaku belum menerima laporan dari bawahannya. Akan tetapi, ia akan berkoordinasi dengan anggota serta personel Polsek Tanjung Redeb untuk menanyakan hal tersebut.

“Saya belum menerima informasi, tetapi saya akan hubungi anggota yang ada di lapangan, dan kita akan buru pelaku,” tandasnya. (aky/arp)

Editor : uki-Berau Post
#kriminal