Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dapat Gelar Kebangsawanan Dayak Tertinggi, Berpesan Jangan Mudah Terprovokasi

uki-Berau Post • 2023-01-10 07:26:31
BANGSAWAN DAYAK: Bupati Kubar Fransiskus Xaverius Yapan, menyambut kunjungan kerja Kapolda Kaltim di Kubar, pekan lalu.
BANGSAWAN DAYAK: Bupati Kubar Fransiskus Xaverius Yapan, menyambut kunjungan kerja Kapolda Kaltim di Kubar, pekan lalu.

Keanegaragaman budaya dan adat menjadi salah satu pemersatu bangsa. Ini terlihat ketika Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Polres Kutai Barat (Kubar) dan melantik Kapolres Mahakam Ulu, pekan lalu.

 

KERAMAHAN dan kebahagian masyarakat Kubar, terlihat saat menyambut rombongan Kapolda Kaltim. Bersama Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Mujiyono dan seluruh pejabat utama, disambut tepung tawar, tarian, serta pemberian cenderamata dari Bupati Kubar Fransiskus Xaverius Yapan.

Kapolda dan Wakapolda mengikuti rangkaian prosesi penyambutan, jajaran kehormatan, hingga mendapatkan gelar kebangsawanan dayak tertinggi dari Manaar Dimansyah, selaku Kepala Adat Besar Kutai Barat.

Gelar itu yakni Ajiq Nayuq Gemilakng Bulau dan Ajiq Nayuq Gemilakng Lampukng. Artinya, adat ketertiban dan pengendalian perilaku untuk terciptanya kedamaian dan ketentraman hingga tercapainya kesejahteraan masyarakat.

“Hari istimewa ini disambut sekaligus penganugerahan gelar tertinggi. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih,” ujar kapolda. Belum lama ini, kapolri bersama presiden menggelar silaturahmi dengan warga adat dayak nasional di Jakarta. “Dihadiri saudara-saudara kita mencapai 5 ribu orang,” tutur Imam.

Imam yang dikenal ramah dan murah senyum itu berharap kebersamaan terus ditingkatkan, kepedulian kondusivitas keamanan dan menyejahterakan masyarakat Kubar. “Terima kasih seluruh jajaran Pemkab Kubar, TNI, instansi terkait, para tokoh adat, agama, sehingga masyarakat bekerja dan beraktivitas aman dan lancar,” paparnya.

Memasuki tahun politik, dinamika lingkungan strategis sangat dinamis, sulit diprediksi. Maka perlu dilakukan antisipasi gangguan di masyarakat. “Jangan terpolarisasi isu memecahkan, cek kebenran jika mendapatkan informasi di media sosial. Jangan mudah terprovokasi,” pesan jenderal bintang dua ini.

Dalam kesempatan itu, kapolda juga menerima laporan satuan dari Kapolres Kubar, AKBP Heri Rusyaman, kemudian memberikan arahan seluruh jajaran.

“Meningkatkan kerja sama, kewaspadaan dan sinergitas dalam bertugas serta mengingatkan kepada anggotanya untuk netral dalam pelaksanaan pemilu serentak 2024 nanti,” pesan kapolda. (*/aim/kpg/udi)

Editor : uki-Berau Post
#feature