Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Peresmian KEK Maloy Belum Jelas, Masih Tunggu Kepastian Jadwal Presiden

izak-Indra Zakaria • Selasa, 19 Maret 2019 - 05:22 WIB

SAMARINDA  - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mematangkan teknis peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy yang direncanakan tanggal 28 Maret 2019.

Pantauan prokal.co, bahkan Pemprov menggelar rapat persiapan peresmian KEK Maloy di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi Jl Basuki Rahmat, Senin (18/3/2019).

Rapat tersebut selesai pukul 13.00 diikuti jajaran Humas Pemprov Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) dan Disperindagkop.

Kepala Disperindagkop Kaltim, Fuad Assadin mengatakan KEK Maloy sudah siap diresmikan dan teknisnya telah matang.

"Memang ada masih tersisa pembebasan lahan yang belum selesai (KEK Maloy) karena pemilik lahan meminta harga yang tak sesuai. Tetapi, selain itu, semuanya tak ada masalah dan Maloy sudah siap diresmikan," kata Fuad.

Hasil rapat dilakukannya bersama Humas Pemprov dan Diskominfo ini, dikatakan Fuad akan dilaporkannya kepada Gubernur Kaltim Isran Noor.

Fuad enggan membeber lebih rinci hasil rapat. Namun, ia menegaskan pihaknya tinggal menunggu jadwal Presiden Joko Widodo untuk meresmikan KEK Maloy bila jadi diresmikan bersama KEK Bitung dan Morotai.

"Kita disini sudah siap semuanya dan menunggu bila ada jadwal Presiden RI ketika hendak resmikan KEK Maloy. Sebelumnya, Presiden dijadwalkan resmikan Maloy di Balikpapan bersama menghadiri acara Forsesdasi tetapi batal kan," kata Fuad.

Untuk persiapan peresmian Maloy, Pemprov Kaltim harus menyiapkan fasilitas video teleconference di Kantor Gubernur yang memerlukan tenaga dari Diskominfo bila peresmian dilakukan Presiden dari Bitung.

Informasi yang dihimpun, tak menutup kemungkinan juga peresmian KEK Maloy akan diusulkan dilakukan Menteri Koordinator Perekonomian bila Presiden RI berhalangan melakukannya. Selain itu, perlunya Pemprov Kaltim untuk mengutus pejabat hadir di Bitung untuk peresmian KEK Maloy.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Pemkab Kutai Timur Irawansyah mengatakan peresmian KEK Maloy sudah beberapa kali terjadi perubahan jadwal. Mulai dari tanggal 20 Januari lalu 12 Maret, menjadi 21 Maret 2019.

"Mudahan peresmian KEK Maloy tidak ada perubahan lagi. Karena, semua persyaratan KEK Maloy beroperasi telah disiapkan seperti layanan kesehatan, pemadam kebakaran dan pengelolaan sampah. Semua sudah siap," kata Irawansyah.

Dikatakan Irawansyah, Pemkab Kutai Timur telah mendorong seluruh perusahaan sawit di daerahnya membangun di Maloy. Dan, kini tawaran pengusaha dari Brunei dan Malaysia juga sudah masuk yang ingin membangun usaha di Maloy.

"Ada 5 perusahaan sudah siap bangun di Maloy. Tapi, ada juga sudah ada tawaran dari Malaysia, Brunei. Mereka menawarkan apa yang perlu dibangun disana. Apakah itu bidang perikanan peternakan dan ada juga ingin bangun sektor pariwisata," kata Irawansyah.

Untuk pengelolaan KEK Maloy, ditegaskan Irawansyah, sementara masih dipegang oleh Dinas Perizinan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur yang nantinya akan didirikan Badan Administrator ketika beroperasi.

"Badan Administrator diisi pejabat eselon II dibawah Pemda Kutai Timur. Badan ini tinggal pengesahan Perda oleh DPRD Kutai Timur," ujar Irawansyah. (mym)

Editor : izak-Indra Zakaria
#infrastruktur #infrastruktur kaltim