MANILA – Hasil pemilu paro waktu di Filipina kemarin (22/5) keluar. Hasilnya menjadi pukulan telak bagi kubu oposisi. Sebab, dari 12 kursi Senat yang diperebutkan, mereka tak berhasil mendapatkan satu pun. Sembilan kursi dimiliki para pendukung Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan tiga lainnya kandidat independen.
Dengan perolehan tersebut, kubu pro Duterte menjadi penguasa kursi mayoritas di Senat. Hasil itu membuat banyak pihak waswas. Sebab, selama ini Senat alias majelis tinggi menjadi penghalang bagi rencana-rencana kontroversial Duterte. Termasuk di antaranya memberlakukan lagi hukuman mati dan menurunkan batas usia tersangka pelaku kriminal menjadi 12 tahun.
Duterte juga ingin mengubah konstitusi dan berpeluang membuatnya bisa mencalonkan diri lagi setelah masa jabatannya habis pada 2022. ’’Ini adalah sinyal yang jelas bahwa masyarakat akan mendukung Duterte saat dia mendorong rancangan undang-undang (RUU) dan proses lainnya yang sebelumnya tak bisa dilakukan,’’ ujar analis politik Ramon Casiple kepada AFP.
Sejatinya, ada 24 kursi di Senat. Namun, yang diperebutkan di pemilu paro waktu hanya 12, sisanya ikut di pemilu 2022 nanti. Kini anggota oposisi di Senat hanya empat orang. Mereka tidak akan mampu lagi untuk menghalangi RUU yang bakal diusulkan Duterte.
Salah seorang pendukung Duterte yang lolos menjadi senator adalah Kepala Polisi Ronald de la Rosa. Dia adalah sosok utama yang menjalankan dan mendukung perang narkoba Duterte. Program itu mengakibatkan lebih dari 5.300 orang tewas. Beberapa lembaga HAM bahkan menyebutkan, jumlah aslinya adalah tiga kali lipat. ’’Agenda utama saya adalah memberlakukan lagi hukuman mati untuk pengedar narkoba. Saya akan fokus pada hal itu,’’ ujar De la Rosa.
Putri mendiang diktator Ferdinand Marcos, Imee Marcos, juga lolos ke kursi Senat. Pun demikian dengan penasihat Duterte, Christopher ’’Bong’’ Go.
Keluarga Duterte juga memenangkan kursi dalam pemilu kali ini. Putrinya, Sara, kembali terpilih sebagai wali kota Davao. Posisi wakil wali kota dijabat Sabastian yang merupakan adik Sara. Selanjutnya, putra tertua Duterte, Paolo, mendapatkan kursi di House of Representative. (sha/c22/dos)
Editor : izak-Indra Zakaria