BALIKPAPAN – Dinas Perhubungan Kaltim memprediksi lonjakan penumpang pesawat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan hanya tumbuh tipis dibanding tahun lalu. Lonjakan jumlah penumpang angkutan Lebaran dinilai akan terjadi di Bandara APT Pranoto, Samarinda.
Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong memprediksi kenaikan penumpang di Bandara SAMS Sepinggan hanya sekitar 2-3 persen. Sebaliknya, di Bandara APT Pranoto karena baru pertama kali melayani angkutan Lebaran diprediksikan akan melonjak lebih tinggi dibandingkan Balikpapan. “Makanya di Samarinda dan Balikpapan akan ada extra flight,” kata Salman, Minggu (2/6).
Dia menjelaskan Lion Air Group melalui sejumlah maskapainya akan mengadakan extra flight dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan ke rute Surabaya, Makassar, Jogjakarta, dan Semarang. Sementara itu, dari Bandara APT Pranoto Samarinda juga sama. Lion Air Group memberi extra flight ke Surabaya dan Yogyakarta.
Ada pula maskapai NAM Air dan Sriwijaya Air yang sedang mengajukan rute extra flight. “Maka untuk masing-masing bandara perlu siapkan posko dan lonjakan penumpang,” sambungnya. Misalnya di Bandara APT Pranoto karena baru pertama menghadapi angkutan penumpang Lebaran rencananya akan dipersiapkan ruangan atau tenda untuk penumpang yang terpaksa menginap di bandara.
“Yang menuju Sangatta haru bermalam mau tidur di mana? Makanya harus disiapkan. APT belum pengalaman, jadi siapkan ruangan atau tenda jika orang perlu bermalam. Di SAMS sudah ada SOP,” papar Salman.
Selain ruang hunian, Dishub Kaltim menjamin adanya penambahan armada angkutan darat dari APT Pranoto yang akan melayani tujuan ke Samarinda, Bontang, dan sekitarnya. Beberapa pembenahan lain di Bandara APT Pranoto pada 26 Mei 2019 akan dipasang tambahan alat bantu pendaratan. Hal ini untuk menunjang kenyamanan maskapai dan penumpang.
Diketahui, saat ini di Bandara APT Pranoto juga belum bisa dilakukan penerbangan malam hari karena ketiadaan lampu runway. Rencana pengadaan lampu runway menunggu APBD Perubahan tahun ini. Hal itu pun baru terealisasi antara Oktober atau November tahun ini.
Salman memprediksi peak season angkutan Lebaran akan dimulai pada H-4 Lebaran sampai H+2. Saat ini, angka pergerakan pesawat di Bandara APT Pranoto sebanyak 40 kali dalam sehari. Angka ini akan bertambah seiring penambahan rute Batik Air dari Samarinda ke Jogjakarta dan Bali.
Tahun lalu total pemudik di Bandara SAMS Sepinggan dari kedatangan sekitar 162.740 orang. Sebaliknya angka keberangkatan dari Bandara SAMS Sepinggan ada 202.277 orang. Sementara di Bandara APT Pranoto tahun lalu tercatat sekitar 90.000 orang penumpang. (aji/ndu/k18)
Editor : izak-Indra Zakaria