SAMARINDA - Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Paser. Dua pasien covid-19 di daerah tersebut diumumkan sembuh pada hari ini Sabtu (16/5/2020).
Pasien yang sembuh yakni pasien PSR 3 laki-laki 28 tahun berasal dari kluster Gowa yang telah dirawat di RSUD Panglima Sebaya sejak 11 April 2020.
"Kemudian, pasien PSR 5 wanita 35 tahun merupakan kontak erat PSR 7 berasal dari kluster Gowa yang telah dirawat di RSUD Panglima Sebaya sejak 11 April 2020," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Kaltim, Andi M Ishak.
Andi menjelaskan pasien dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium BBLK Surabaya dinyatakan 2 kali berturut-turut negatif dan hasil pemeriksaan klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala.
Sementara itu, penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2 kasus hari ini yaitu dari Kutai Kartanegara 1 Kasus dan Balikpapan 1 kasus.
"Kasus yang positif covid-19 tambahan hari ini adalah pasien KKR 41 seorang laki-laki 40 tahun merupakan kasus PDP yang telah dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak 9 Mei 2020 dengan rapid test reaktif.
Sedangkan, 1 kasus positif lainnya tambahan hari ini yaitu pasien BPN 46 laki-laki 70 tahun merupakan kasus kontak erat BPN 39 yang telah dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan sejak 12 Mei 2020 dengan rapid test reaktif.
Total kasus positif covid-19 di Kaltim hari ini mencapai 253 kasus dengan 187 orang dirawat dan 63 orang sembuh serta 3 meninggal dunia. Adapun, kasus menunggu uji laboratorium ada 190 kasus.
3 Unit PCR di Kaltim Siap Uji Swab
Di Kalimantan Timur ada 3 unit yang siap melaksanakan PCR yaitu rumah sakit Pertamina, rumah sakit AW Sjahranie dan UPTD Laboratorium Pemprov Kaltim.
"Kemarin ada bantuan reagen untuk rumah sakit Pertamina dari pemerintah pusat untuk 4.800 tes. Ini cukup besar yang bisa dapat dimanfaatkan masyarakat Balikpapan dan sekitarnya. Hanya saja kita masih butuh register laboratorium tersebut dari Kementerian Kesehatan," ujar Andi.
Sebelum ada register, PCR di rumah sakit Pertamina tersebut dikatakan Andi, hanya bisa digunakan sebatas untuk pasiennya. Sedangkan, cairan reagen untuk rumah sakit AW Sjahranie telah tiba kemarin 15 Mei 2020 dan dapat digunakan untuk 1.440 tes.
"Ini (reagen untuk PCR di rumah sakit AW Sjahranie) siap kita operasionalkan. Memang ini perlu tes dan latihan serta sampel dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Nanti diharapkan hasil uji sampel sama dengan sampel yang diuji Balitbangkes. Bila tidak berbeda hasil keduanya maka bisa menjadi rumah sakit rujukan pemeriksaan sampel covid-19," jelas Andi.
Terkait, PCR di UPTD Balai Laboratorium Pemprov Kaltim, teknisi dan pemasangan alat serta kalibrasi dilakukan pekan ini. Cairan reagen juga dipastikan dapat bantuan dari pemerintah pusat untuk 4.800 tes. (mym)
Editor : izak-Indra Zakaria