Bidang Humas sebagai saluran utama informasi tentang kepolisian kepada masyarakat dituntut mampu menyampaikan informasi yang tidak hanya valid, tetapi juga cepat dan dikemas secara menarik.
Untuk mencapai tuntutan itu, Bid Humas Polda Kaltim rutin menggelar workshop guna meningkatkan kompetensi personelnya. Terbaru, satuan kerja yang dipimpin Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., ini menggelar rapat kerja teknis (rakernis), pada Selasa (9/11/2021), di Gedung Mahakam Mapolda Kaltim.
Kegiatan yang bertajuk “Humas Polri Siap Menjawab Tantangan di Era Teknologi Informasi Aktual Menuju Polri yang Presisi” dibuka langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., dan didampingi oleh Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol. Jefrianus Endolemba Torunde, S.I.K., dan dihadiri para PJU Polda Kaltim, jajaran pejabat Bid Humas Polda Kaltim, dan para Kasi serta Operator Humas jajaran Polda Kaltim.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengemban fungsi Humas Polda Kaltim atas kinerja dan dedikasinya selama ini,” ucap Kapolda Kaltim.
Irjen Pol. Herry Nahak mengatakan, rakernis ini merupakan sarana untuk melakukan evaluasi terkait tugas-tugas yang telah dilaksanakan, membahas dan mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi di lapangan, serta menjabarkan berbagai kebijakan pimpinan Polri ke depan terkait fungsi Humas.
“Saya berharap, pelaksanaan rakernis ini dapat dijadikan sebagai momentum strategis untuk meningkatkan kemampuan profesi, menguatkan komitmen, dan menyamakan persepsi tentang tugas atau peran kehumasan Polri dalam rangka memperkuat solidaritas dan profesionalisme,” ujarnya.
Menurutnya, Humas merupakan etalase tempat distribusi segala informasi yang dimiliki Polda Kaltim. Oleh karenanya, pembangunan postur Humas dilakukan melalui kegiatan kemitraan, penyelenggaraan diskusi dan ekspose publik atas kegiatan-kegiatan kepolisian.
“Humas Polda Kaltim juga melakukan pengelolaan media mainstream dan media sosial sebagai saluran resmi institusi Polri, serta melakukan pemantauan media untuk me-review produk komunikasi,” ungkap Irjen Pol. Herry Nahak.
Kapolda Kaltim menjelaskan, komunikasi publik memerlukan keterampilan komunikasi lisan dan tulisan, agar pesan dapat disampaikan secara efektif dan efisien.
Melalui penyediaan informasi, ekspose capaian keberhasilan, sosialisasi program dan kebijakan, penerimaan dan pengelolaan masukan, kritik serta komplain dari berbagai pihak.
“Masyarakat menjadi percaya bahwa Polri mampu melaksanakan setiap tugasnya dalam memelihara keamanan dalam negeri. Untuk itu, fungsi Humas dituntut mampu melayani kebutuhan informasi masyarakat, serta mengelola informasi secara cermat dan profesional,” katanya.
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan