PEMKOT serius untuk menjalin kerja sama perihal jasa angkutan udara dengan PT Big Jet, dalam hal ini, akan dikelola Perumda Varia Niaga. Dengan begitu terjalin kerja sama business to business antara kedua belah pihak.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmarulitua Manalu menuturkan, kerja sama itu telah masuk tahap feasibility Studi (FS/studi kelayakan). Targetnya adalah untuk pengangkutan penumpang, mengingat tren penurunan penumpang dari dan menuju Kota Tepian di Bandara APT Pranoto terus terjadi. "Banyak maskapai yang saat pandemi memutuskan tidak melayani rute di Samarinda. Hingga kini belum kembali. Kami (pemkot) ambil kesempatan itu," ucapnya, Kamis (30/6).
Dia menjelaskan, bentuk kerja sama yaitu Perumda Varia Niaga akan menyewa pesawat PT Big Jet berjenis ATR-900 yang akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara kedua belah pihak. Dari pemaparan pihak pengusaha akan ada pemangkasan biaya hingga 25 persen dari harga normal maskapai lain. "Nah itu akan dikaji lagi lebih detail sebelum dituangkan dalam PKS," ujarnya.
Dia menambahkan, proses studi kelayakan terus berjalan mengikuti aturan yang berlaku, dengan target pelaksana sebelum pergantian tahun. Sedangkan keuntungan untuk pemkot, akan masuk dari setoran Perumda Varia Niaga dalam pendapatan asli daerah (PAD). "Semoga berjalan baik dan lancar, sehingga Samarinda bisa punya maskapai sendiri," tutupnya. (dra/k8)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : izak-Indra Zakaria