PENATAAN kota sedang jadi pekerjaan rumah yang digarap Pemkot Samarinda. Tempat penampungan sementara (TPS) tak boleh lagi berada di jalan protokol. Pemindahan TPS terus berproses. Seperti bak sampah yang biasanya tersedia di Jalan Juanda atau wilayah flyover kini tak ada lagi.
Camat Samarinda Ulu M Fahmi menerangkan, TPS di wilayah Juanda sudah lebih dari sepekan dipindahkan. Pembuangan sampah pun diarahkan ke TPS di wilayah Polder Air Hitam. "TPS yang di Juanda itu dipindah. Rencananya eks TPS tersebut mau dibuat taman. Saat ini sudah disemenisasi," ungkapnya.
Pemindahan TPS pun diklaim sudah disosialisasikan ke seluruh masyarakat dari tingkat RT hingga kelurahan. Sehingga, sudah benar-benar matang, baru dipindahkan. "Selama beberapa hari juga ada petugas yang jaga di sana. Ketika ada masyarakat yang hendak membuang sampah, diarahkan ke polder (Air Hitam)," jelasnya.
Pemindahan tersebut merupakan kebijakan wali kota karena tidak boleh lagi ada TPS di jalan protokol. Di Samarinda Ulu setidaknya ada sekitar 15 TPS yang dipindahkan. "Agar masuk ke dalam (gang) yang bukan jalan protokol. Hal itu untuk memperindah kota. Memang harus pelan-pelan," pungkasnya. (dra/k16)
ASEP SAIFI ARIFIAN
@asepsaifi
Editor : izak-Indra Zakaria