Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Hadiri Erau Adat Benua Tuha Sabintulung, Kamarur Zaman Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Pariwisata

izak-Indra Zakaria • 2022-09-13 09:21:44
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Kamarur Zaman saat menghadiri perhelatan Erau Adat Benua Tuha Sabintulung, Sabtu (10/9). (Istimewa/Dok. Kamarur Zaman)
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Kamarur Zaman saat menghadiri perhelatan Erau Adat Benua Tuha Sabintulung, Sabtu (10/9). (Istimewa/Dok. Kamarur Zaman)

TENGGARONG - Setelah tidak diadakan selama hampir tiga tahun akibat pandemi Covid-19. Erau Adat Benua Tuha Desa Sabintulung kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sabtu (10/9) kemarin.

Hadir pada kegiatan tersebut adalah Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, jajaran Kepala OPD Pemkab Kukar, Camat Muara Kaman Barliang, Forkopimca, Kades Sabintulung Arta dan Anggota DPRD Kukar Kamarur Zaman.

Untuk diketahui, upacara Erau Adat Sabintulung ini terlebih dahulu dilakukan sebelum pelaksanaan upacara Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Tenggarong karena lokasinya yang merupakan wilayah adat Benua Tuha di Kutai Kartanegara. Dengan mengadakan festival juga lomba olahraga tradisional, event ini akan berlangsung mulai tanggal 10 sampai dengan 17 September.

Sebagai warga asli Muara Kaman yang dipercayai untuk menjadi legislator di Kabupaten Kukar, Kamarur Zaman menyambut positif festival ini. Anggota Komisi IV DPRD Kukar tersebut menanggap pelaksanaan Erau ini sangat berdampak baik bagi warga sekitar, terutama pada sektor perekonomian pariwisata.

"Apalagi selama pandemi ini perekonomian menurun, dengan kegiatan ini akan ekonomi masyarakat sekitar meningkat. Dan kami harap erau di Muara Kaman, khususnya Sabintulung dapat terus dilaksanakan tiap tahun," tegas pria yang akrab disapa Pak Mon tersebut kepada Prokal.co, Senin (12/9).

Selain dukungan penuh DPRD Kukar, Pak Mon juga meminta agar Pemkab Kukar dapat mendukung pelaksanaan festival ini setiap tahunnya. Sebagaimana tujuan akhirnya adalah pemberdayaan warga sekitar untum pemulihan ekonomi dan perkenalan budaya lokal. Sama halnya dengan sektor pariwisata, politisi Golkar tersebut juga meminta agar tujuan wisata Muara Kaman seperti Museum Purbakala dapat lebih ditingkatkan.

"Harapan kita kegiatan erau ini bisa disupport. Karena kita tidak bisa bergantung pada sumber daya alam kita, semakin hari semakin menipis. Lebih baik kita beralih ke pariwisata dan lainnya. Dengan kegiatan seperti ini efek positifnya banyak, transportasi, warung, UMKM semuanya terberdayakan," tutup Pak Mon. (adv/moe)

Editor : izak-Indra Zakaria