Banyak cara memanfaatkan lahan tidur. Salah satunya, digagas oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Semarak Bina Mandiri Kelurahan Muara Rapak melalui pembangunan Green House Anggur.
PEMBANGUNAN Green House Anggur dilakukan warga RT 04 Muara Rapak, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Mungkin, jarang ditemui budi daya anggur di Balikpapan. Namun, warga RT 04 berani mencoba dengan memanfaatkan lahan menganggur. Mereka tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Semarak Bina Mandiri.
"Adanya green house anggur ini diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat. Green house bisa meningkatkan ketertarikan warga untuk menekuni bidang pertanian," kata Koordinator LKM Semarak Bina Mandiri Kelurahan Muara Rapak Adi Suwito.
Ia menyebut, harga buah anggur cukup menggiurkan. Misalnya, di tingkat petani bisa lebih dari Rp 100 ribu per kg. Satu kilogram anggur bisa didapat dari 4-5 tandan buah, sedangkan satu perdu anggur yang merambat bisa menghasilkan puluhan tandan.
“Dan bertanam anggur bisa dilakukan tanpa lahan luas. Di halaman rumah bisa. Bahkan ditanam di pot pun bisa,” katanya.
Dia mengatakan, di Rapak ada lahan tidur tak terpakai, sehingga warga mendirikan green house di lokasi itu dengan nama Green House Anggur. Di dalam green house berjejer sejumlah bedengan tempat bibit-bibit anggur ditanam.
Lurah Muara Rapak Bima Wibisono berharap, program ini bisa terus berjalan dan dikembangkan. Menurut Bima, pengembangan program ini bisa menjadi produk turunan.
"Saya berharap, dapat tercipta produk turunan dari green house anggur ini seperti sambal dan juga keripik dari daun anggur. Selain itu, saya berharap program ini dapat berlanjut terus-menerus," katanya.
Di tempat terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyampaikan, program ini mendapat dukungan dari perusahaan selaras dengan program Kampung Iklim yang juga merupakan binaan PT KPI Unit Balikpapan.
"Green House Anggur diharapkan dapat menjadi inisiatif dan contoh bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan lahan agar produktif serta mengenalkan budi daya anggur pada warga sekitar," ucap Chandra.
Menurut Chandra, antusiasme yang ditunjukkan warga menyambut Green House Anggur ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk secara kontinu ikut serta merawat dan nantinya dapat meningkatkan produk olahan turunan dari buah anggur.
Chandra juga menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi peluang bagi bisa berkarya bagi masyarakat sekitar.
“Berdirinya green house ini tentu menjadi peluang berkarya di RT 04 Kelurahan Muara Rapak. Tidak hanya terbatas pada buah anggurnya melainkan juga produk olahan turunannya. Green House Anggur ini juga diharapkan dapat menjadi sarana beraktivitas yang positif untuk warga di RT 04 agar local hero. Kami tentunya berharap tokoh-tokoh seperti Pak Hartono dapat menularkan ilmu budi daya anggurnya ke banyak pihak,” pungkasnya. (ms/k15)
AJIE CHANDRA
ajie.chandra@kaltimpost.co.id
Editor : izak-Indra Zakaria